165 views

PT. BRANTAS Bakal Di Hearing Oleh DPRD Toraja Utara

 

TORAJA UTARA, MA – Pada rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses DPRD Toraja Utara, menguat persoalan kerusakan berat terhadap jalan utama menuju ke Lembang Pengkaroan Manuk, Kecamatan Buntupepasan, Sabtu (13/7/2019).

Kerusakan yang terjadi ini menurut Paulus Tangke salah satu anggota DPRD Toraja Utara yang langsung juga disampaikan ke Bupati dalam paripurna, bahwa ini diakibatkan oleh adanya pekerjaan PLTA di Pengkaroan Manuk yang mana mobil pengangkut material melewati jalan tersebut dengan muatan beban berat.

“Ini perlu kita berikan perhatian serius sebagai pemerintahan Toraja Utara dimana jalan utama menuju Pengkaroan manuk yang baru-baru dibangun itu, kini sudah sangat rusak parah akibat aktivitas pembangunan PLTA di sana oleh PT. BRANTAS”, ungkap Paulus Tangke.

Dalam penyampaian laporan hasil resesnya itu, Paulus Tangke membeberkan jika hal ini pernah di pertanyakan ke pihak dari PT. BRANTAS tapi jawabannya bahwa urusan daerah bukan urusan kami dan bapak tidak usah berkicau karena ini miliknya “BOS” dari atas.

Paulus Tangke juga meminta dihadapan persidangan agar dilakukan pemanggilan untuk di hearing terhadap PT. BRANTAS karena dinilai tidak memperhatikan dan tidak merasa bertanggung jawab terhadap kerusakan jalan.

“Saya pernah naik ke pengakroan manuk dan mempertanyakan dampak dari aktivitas PT. BRANTAS tapi jawabannya adalah bapak gak usah berkicau karena ini miliknya bos dari atas”, beber Paulus Tangke dalam penyampaian hasil reses dari dapil 6.

Dan dari penjelasan dan penyampaian tersebut, akhirnya disambut positif oleh anggota DPRD Toraja Utara bersama Bupati Toraja Utara yang hadir dalam paripurna tersebut, untuk dalam waktu dekat akan dilakukan pemanggilan terhadap PT. BRANTAS karena dianggap telah merugikan pemerintah daerah dari kerusakan jalan utama yang baru dibangun dengan menelan anggaran puluhan miliar.

(Wid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *