150 views

DPRD Kota Metro Terima Keluhan Pedagang

Lampung (MA)-Batas akhir pedagang harus mengosongkan shoping center kota Metro diwarnai dengan  penuh keluhan pedagang yang mendatangi langsung kantor DPRD kota Metro.Senin (15/7/2019).

Perwakilan para pedagang shoping center yang tergabung dalam P5 ( perhimpunan persaudaraan pedagang pusar pertokoan kota Metro) yang diketuai H.Sutan fahli arman diterima oleh ketua DPRD kota Metro Anna Morinda juga kepala dinas perdagangan kota metro LM.Hutabarat.mengajukan beberapa tuntutan.yaitu kalau memang ada renovasi atau peremajaan shoping center pedagang meminta relokasi bagi mereka .atau tempat penampungan sementara (TPS) juga mereka ingin kejelasan keperuntukan Shoping center stelah direnuovasi.
“Para pedagang hanya di beri surat pemberitahuan dari Dinas perdagangan kota
Metro yang isi nya batas waktu pengosongan toko karena akan segera dipagar ,”ujar salah satu pedang di shoping center yang ikut hadir dikantor DPRD kota Metro.
“saya juga heran mba.kami diberi surat edaran isinya kami segera mengosongkan toko dengan batas wktu (17/7/19) ini.sedangkan kami tidak diberikan arahan atau solusi.bagaimana bisa tetap berdagang.kami hanya disarankan untuk pindah ke pasar kopindo atau pasar 24 .apa itu tidak malah menyengsarakan kaminmba.ujar reni pesagang perhiasan di shoping center.” keluh pedagang yang namanya enggan menyebutkan.
Ketua p5 kota Metro H.Sutan fahli arman sangat kecewa dengan dinas perdagangan kita metro yang sepertinya semena-mena mengusir pedagang dengan alasan yang tidak jelas  juga tidak manusiawi.” gimana kami bisa terima ya mba.kami tuh sengaja diusir .karna kami tidak di arahkan atau disediaka. TPS (tempat penampungan sementara) lah klo kami diaruh ke pasar kopindo atau pasar 24 Tejo Agung apa ga malah mati pasaran kami mba.”jelas H.Sutan.
Menanggapi permasalahan shoping center ketua DPRD kota Metro Anna Morinda setelah sejenak hearing dengan para esekutif (dinas pasar.dinas lingkungan hidup, asisten 1/2.3 ,red) dia menjelaskan ” saya menyampaikan kepada pihak pemkot melalui Dinas terkait yang hadir dikantor DPRD kota Metro agar kiranya tidak ada tindakan apapun untuk pedagang di Shoping center sebelum pemkot menyampaikan hasil
Keputusan MA.saya mewakili suara para pedagang atau rakyat, agar kiranya pihak pemkot metro tidak ambil tindakan apapun di shoping center .hingga pemkot bisa menjelaskan hasil MA.”ujar Anna Morinda.
Namun Anna Morinda juga menambahkan dia tidak bisa memaksakan semua keputusan ada di Pemkot Metro,semua dilakukan untuk kemajuan kota Metro.(del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *