138 views

Bupati Waingapu Hadiri Yudisium Program Studi Diploma III Keperawatan Poltekes Kemenkes Kupang

 

Sumba Barat NTT, MA – Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole didampingi Sekertaris Daerah Drs. Umbu Dingu Dedi, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Drg. Bonar Sinaga, M.Kes, Kabag Humas dan Protokol Ridho Dj. Samani, SKM, MSc menghadiri Yudisium Program Studi Diploma III Keperawatan Waingapu Poltekes Kemenkes Kupang Kelas Reguler Angkatan XVI, Kelas Karyawan Angkatan I dan RPL Angkatan II Tahun Akademik 2018/2019, Bertempat di Gedung Nasional Waingapu, Selasa,(16/7/19).

Bupati Agustinus Niga Dapawole kepada media Abpedsi.com mengatakan,” kerjasama pemerintah daerah dalam mendukung upaya poltekes bagi penyediaan tenaga kesehatan yang memadai. Momentum yudisium merupakan penyematan, peneguhan ketulusan mahasiswa/i yang dinyatakan telah memenuhi syarat sebagaimana yang ditetapkan dalam perundang – undangan,”tutur Dapawole

Menurut Dapawole yudisium merupakan awal perjuangan bagi mahasiswa/i reguler dan juga bagi bapak/ibu yang sudah bekerja dalam hal ini kelas rill menjadi awal tugas. Apa yang saudara peroleh pada hari ini, merupakan hasil kerja keras memerlukan pengorbanan baik biaya, waktu dan pikiran. Dengan status yang baru nantinya, saudara akan memikul tanggung jawab sosial yang komit merespon permasalahan sosial atas dasar kemanusiaan ditempat pelayanan kesehatan dimanapun saudara berada,”ungkap Dapawole

Lebih lanjut bupati Dapawole menegaskan satu prinsip yang patut dipedomani bahwa keberhasilan yang bemakna adalah yang membawa kebaikan bagi orang lain. Mereka yang membawa kebaikan bagi masyarakat pastilah orang yang berhasil. Kebehasilan ditentukan oleh kemampuan saudara dalam menyesuaikan diri, mencapai target dan menjawab tantangan dan bukan menghindari tantangan,”kata Dapawole

“Bekalilah diri kalian dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman sebayak- banyaknya untuk menjadi manusia yang responsif, kompetitif dan inovatif, sehingga nantinya saudara mampu merai berbagai peluang, memiliki daya saing tunggi dan siap menghadapi berbagai tantangan”, pesan Dapawole

Akhir kata, Dapawole mengatakan atas nama Pemerintah dan Masyarakat Sumba Barat menyampaikan terima kasih untuk peristiwa hari ini, karena dengan demikian Poltekes Kupang telah menghasilkan/menambah tenaga Keperawatan, sehingga mendukung percepatan program pemerintah daerah di bidang kesehatan,”imbuhnya Dapawole

“Kepada ketua prodi keperawatan waingapu dan seluruh dosen pengajar agar selalu menjaga profesionalitas dalam memberikan ilmu kepada mahasiswa dan menghindari adanya penggunaan kata-kata kasar kepada mahasiswa tetapi hendaklah selalu melakukan pengajaran yang dilandasi cinta kasih kepada seluruh mahasiswa”, tutupnya Dapawole.

Sementara, Maria Kareri Hara, S.Kep, Ns.MKes dan juga selaku Ketua Prodi Keperawatan menyampaikan bahwa Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang merupakan salah satu Politeknik di Indonesia yang telah melaksanakan pendidikan tinggi kesehatan di Indonesia. Poltekkes Kemenkes Kupang mempunyai 7 jurusan dan 5 program studi untuk mendidik dan menghasilkan tenaga kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

 

 

 

 

Lanjut Maria, Pelaksanaan Pendidikan Tinggi dalam bidang kesehatan dilakukan berdasarkan kurikulum berbasis kompetensi yang telah dikemas sedemikian rupa menjadi acuan penting dalam mendidik mahasiswa kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan pelaksaaan yudisium di Poltekkes Kemenkes Kupang pada hari ini telah sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan Poltekkes Kemenkes Kupang. Poltekkes Kemenkes Kupang telah mendidik dan memberikan pembelajaran dengan berbagai metode yang intinya adalah mengarahkan mahasiswa pada perilaku sikap dan keterampilan tenaga kesehatan yang berkualitas dan susuai dengan visi dan misi Poltekkes Kemenkes Kupang.

Dijelaskan juga Program Studi Keperawatan Waingapu sampai tahun akademik 2018/2019 telah mendidik sebanyak 16 angkatan dengan lama perkuliahan terpanjang adalah 10 semester dan jumlah mata kuliah yang ditempuh 47 mata kuliah dengan jumlah SKS sebanyak 110 SKS. Perkuliahan ditempuh dengan metode: perkuliahan di kelas, di klinik, dan praktek lapangan. Prakter belajar Klinik dilaksanakan di Rumah Sakit Umbu Rarameha, RSK Lindimara, RSUD dr. Soetomo Surabaya dan Rumah Sakit Menur Surabaya serta praktek komunitas dan keluarga yang dilaksanakan di masyarakat.

Lebih lanjut Maria menambahkan pada kesempatan ini hari ini kita secara bersama akan menyudisium mahasiswa-mahasiswi angkatan tahun 2016/2017 yang telah menempuh 6 semester (121 orang), mahasiswa angkatan 2015/2016 yang telah menempuh kuliah 8 semester (2 orang), mahasiswa angkatan 2014/2015 yang telah menempuh kuliah 10 semester (1 orang),serta mahassiwa RPL sebanyak 54 orang.

Selanjutnya Wakil Direktur Poltekes Kemenkes Kupang dalam kesempatan tersebut mmengatakan dirinya mewakili Ibu Direktur yang saat ini tidak bisa hadir karena sedang menjalankan tugas yang tidak bisa tinggalkan.

Wakil Direktur juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah bekerjasama dan mendukung Poltekes Kemenkes Kupang dalam mendidik, memberikan pembelajaran dengan berbagai metode mengarahkan mahasiswa yang berperilaku sikap yang baik dengan keterampilan tenaga kesehatan yang berkualitas.

Hadir juga dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Sumba Timur, Wakil Bupati Sumba Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Timur. ( PailaLolu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *