137 views

Sebagai Direktur RSUD Dumai, Beban Berat Menanti Drg. Ridho

 

Dumai, (MA) – Menurut salah seorang perawat yang enggan disebut namanya kepada media-abpedsi.com Sabtu (20/07/2019) di salah satu koridor menuju Musholla RSUD Kota Dumai ia berkata” Drg. Ridho sebagai Direktur RSUD yang baru akan mengalami banyak kesulitan dan rintangan yang tidak ringan.

“Kalimat tersebut menjadi pembuka pembicaraan, ia beralasan” Begitu banyaknya persoalan yang terjadi selama ini, jika boleh di samakan dengan istilah medis sudah mengalami komplikasi akut, kalau untuk penyakit kanker sudah mengidap stadium 4 (empat).” ujarnya seraya berjalan berbarengan.

Namun perawat tersebut tidak mau merinci dan membeberkan satu – persatu apa saja persoalan yang di tinggalkan manajemen yang lama” Yang jelas banyak, Abang selidiki dan cari tahu aja sendiri, tak elok kalau di sampaikan dan terdedah oleh orang luar.

Karena kalau sampai terdengar takutnya akan berdampak tidak baik terhadap image RSUD Dumai yang selama ini telah terbentuk dengan baik. Dan biarlah itu menjadi pekerjaan Direktur yang baru untuk membenahi dan pastinya kami siap membantu, jika bertujuan untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik.” ungkapnya menambahkan.

Untuk menguji kebenaran dari perkataan perawat tadi, awak media mencoba menelusuri RSUD Kota Dumai, pada loket pendaftaran terlihat terjadi penumpukan calon pasien dan keluarga, terutama pada loket penyakit dalam dan spesialis bedah.

Salah seorang pasien terlihat mengeluh di karenakan lambatnya  proses pendaftaran, kepada pasien lain ia terlibat percakapan “Heranlah sekarang ini mendaftar saja mau satu hari berkemungkinan hari ini tidak selasai, kalau begini matilah kita tak sempat Dokter merawat nanti.” ujarnya seperti putus asa.

Karena keterbatasan waktu awak media tidak sempat untuk berkeliling lebih lama dan berinteraksi dengan beberapa pihak yang bisa memberikan info lebih terkait kondisi RSUD terkni, rencananya Senin (22/07/19) akan menjumpai Humas RSUD Dr Herman.

(Budi Haryanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *