132 views

Anjangsana PWRI Kota Dumai Temui Ketua DPRD Gusri Efendi dan Ketua Komisi lll Hasrizal

 

Dumai.(Abpedsi.com) – Kumpulan Insan pers tergabung dalam, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) yang di nahkodai Feri Windria dengan lakukan audensi terhadap Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai, Gusri Efendi Rabu Siang (07/08)
sekira pukul 14.00 WIB.

Audensi teragenda dengan Ketua DPRD tersebut ternyata turut di hadiri Hasrizal yang juga Ketua Komisi III. Pertemuan sesuai rencana, semula hanya sebatas bersilaturahmi ternyata melebar membahas berbagai topik dan isu terkini seputar kondisi Dumai terkini.

Bergulirnya pembicaraan seiring waktu, disertai suasana semakin familiarnya, arah pembicaraan terfokus kepada, bagaimana ke depannya Dumai menjadi lebih baik. Sehingga diaolog tersebut terkuak sikap, tujuan, keinginan serta harapan seorang Gusri Efendi politisi banteng moncong putih dan juga Hasrizal Ketua DPD PAN Kota Dumai, membuka mata hati kita, bagaimana kerja keras yang telah mereka lakukan sejauh ini.

Selama ini kita selalu menuding DPRD yang selalu dipersalahkan jika terjadi satu persoalan atau kemelut, padahal tidak ada satu alasan untuk mereka berhak menerima tudingan itu. Tidak berlebihan jika mengutip satu pepatah kuno kambing hitam. Ya mereka acap di labeli dengan istilah kambing hitam, ternyata pada realitanya sangat bertolak belakang.

Inti sari pembicaraan berdurasi lebih kurang 3 (tiga) jam, penulis bisa simpulkan hati, jiwa serta raga seorang Gusri Efendi dan Hasrizal hanyalah terfokus pada melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat sesuai amanahnya. Kalimat di atas bukan kata – kata ampu tuk sekedar mendapatkan simpati, jika diurai apa yang di paparkan pada pertemuan tiga jam tersebut, harapan mereka terhadap kemajuan Kota Dumai, berdampak pada durasi tulisan yang panjang.

Secara ringkas, pandangan serta sikap ke dua tokoh tersebut tercermin dari untaian kalimat yang terlontar dari mulut mereka dan inti dari pertemuan tiga jam tersebut dapat di garis bawahi adalah. Bahwa totalitas pengabdian tidak bisa diukur dengan apapun jua, yang utama dan terutama hati yang tulus ikhlas mengabdi tanpa pamrih.

Kesimpulannya, Gusri Efendi dan Hasrizal berusaha ke depannya bagaimana Dumai lebih baik lagi dan bukan suatu kebetulan, lima tahun mendatang mereka masih berkutat di DPRD Kota Dumai. Tentu menjadi bukti sahih rakyat masih inginkan pengabdiannya, serta jurus mumpuni lanjutkan apa yang telah di perbuat, meski hujatan, fitnahan bahkan caci maki siap menanti.

Akhir pertemuan dua perwakilan rakyat tersebut berharap PWRI menjadi wadah insan pers yang memiliki integritas, indefendent dan utamanya mewakili semua pihak” PWRI Kota Dumai harus bisa membangun kemitraan dan bekerjasama, sebagai saluran komunikasi, inspirasi serta aspirasi bagi semua dan tidak menjadikan diri sebagai corong pihak – pihak tertentu, apalagi menghambakan diri”.

Selanjutnya Hasrizal” Berharap PWRI bisa menjadi mitra untuk menyebarluaskan agenda DPRD yang selama ini kurang, bahkan boleh di katakan tidak terskspos secara maksimal, sehingga seakan – akan mereka tidak berbuat dan bekerja untuk rakyat. Namun utamanya siap menerima kritik – kritik yang membangun dan konstruktif bukan malah sebaliknya. Kami tidak alergi kritik namun mesti sesuai dengan fakta dan kondisi sebenarnya yaitu kritik yang interpretatip berdasarkan interpretasi sesuai fakta yang ada”.ungkap anggota DPRD Dumai empat periode tersebut.

Akhir pertemuan, dalam kata penutup Feri nyatakan terima kasih kepada Gusri dan Hasrizal, karena berkenan menyambut keluarga besar DPC – PWRI Kota Dumai” Saya wakili rekan – rekan berterima kasih sebesar – besarnya atas semua jamuan dan sambutan yang di berikan, semoga pertemuan ini menjadi tonggak awal keberlanjutan tali silaturahmi ke depan”. ujarnya, dan sebelum berpisah momentum kebersamaan di akhiri dengan sesi foto bersama.****

Penulis : Budi Haryanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *