135 views

Ritual Aluk Pare Toraya Mengawali Perayaan HUT Tana Toraja Dan Hari Jadi Toraja

 

TANA TORAJA ,Media-Abpedsi – Ritual Pare (padi) yang digelar di Tongkonan Lempangan, Lembang Saluallo, Sangalla Utara, kabupaten Tana Toraja, mengawali perayaan HUT Tana Toraja ke 62 dan Hari Jadi Toraja ke 772 tahun, Kamis (22/8/2019).

Hadir dalam ritual pare (aluk pare) tersebut yakni Nicodemus Biringkanae selaku Bupati Tana Toraja, Sekda Tana Toraja, Kadis Pariwisata, Kadis Kebudayaan, dan Kadis Pertanian, serta camat Sangalla Utara bersama kepala Lembang Saluallo, bahkan dari Mahasiswa dari Thailand dan Philipina yang mengikuti study pertukaran Mahasiswa.

Ritual ini merupakan rentetan atau cara masyarakat Toraja di sangalla dalam mengolah padi secara tradisional yang dimulai dari proses potong padi, mengikat padi, mengeringkan padi, kemudian di simpan ke lumbung dan hingga proses menumbuk padi sampai jadi beras untuk di masak.

Dalam ritual Pare (padi) tersebut terlihat padi yang dijemur selama 3 hari kemudian di susun (di po’ko’) yang selanjutnya di laksanakan proses mengikat padi yang mana ikatan kecil berjumlah 5 ikatan di ikat jadi 1 ikatan dan seterusnya di simpan ke lumbung dan saat tiba masanya untuk di masak, maka di turunkan dari lumbung oleh ibu – ibu atau perempuan yang kemudian di tumbuk hingga jadi beras dan di tapis untuk siap dimasak.

Batara Manikallo selaku camat Sangalla Utara mengatakan bahwa ini tradisi dilaksanakan untuk mengingatkan kepada kita semua bagaimana tradisi mepare di Toraja.

Dikesempatan yang sama, Bonifacus Paundanan selaku Kadis kebudayaan Tana Toraja juga sampaikan bahwa akan memperkenalkan adat dan budaya toraja karena hanya melalui adat dan budayalah sebuah daerah akan dikenal.

“Saya akan perkenalkan adat kita toraja karena melalui adat kita dapat dikenal “laku tendeng te ada’ ta toraya kumua belanna ada’ ri na den di tandai”, kata Bonifacus Paundanan.

Olehnya itu adat dan budaya kita potensi untuk di promosikan keluar serta itu menjadi tanggung jawab kita bersama, tambahnya.
(Widian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *