128 views

KABAR JATENG –Muscab II MPC PP Kab Semarang Dianggap Tidak Sah, Memicu Anggota PP Marah

 

KAB SEMARANG, (MA) –
MUSCAB II Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kabupaten Semarang yang diselenggarakan Jumat (30/8/2019) menuai polemik. Karena dianggap tidak sah oleh Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Jawa Tengah H Bambang Eko Purnomo SE SH (BEP) dalam pernyataannya di salah satu media on line (1/9). Hal ini memicu situasi panas dan kemarahan anggota PP Kab. Semarang.

Ketua MPC PP Kab. Semarang DR H Endar Susilo SH MH dalam hak jawabnya tehadap polemik ini mengatakan, maaf mas, bukan saya mau membuka kekurangan orgaganisasi kami keluar, tapi saya akan menyampaikan hak jawab saya atas berita yang muncul di media.

Sebagai Ketua MPC PP di kabupaten Semarang, kami sangat menyayangkan pernyataan Ketua MPW di media, seharusnya ketika benar telah terjadi kekurangan dalam. organisasi, maka sebaiknya ketua MPW memanggil MPC PP Kab. Semarang untuk di ajak diskusi, memberikan perintah dan arahan. Bukan malah menyampaikan hal- hal internal PP ke media,” ujar Endar.

“Kalau MPC Kab. Semarang sudah di bekukan faktanya saya belum pernah menerima surat pembekuan itu, dan jika MPW melakukan pembekuan tentunya melanggar surat edaran dari MPN No. 673.A1/MPN-PP/III/2019 tentang larangan pembekuan oleh MPW kepada MPC dan larangan pembekuan MPC kepada PAC Menjelang MUBES Nasional Ormas PP,” kata Endar.

“Penyataaan di media tersebut sangat menyakitkan hati anggota PP Kab. Semarang, padahal mereka (anggota PP Kabupaten Semarang) mempunyai Kartu Tanda Anggota (KTA) PP yang tentunya sah sebagai anggota PP. Keluarga besar PP di kab Semarang tentunya tidak terima dan kurang nyaman dengan pernyataan BEP tersebut.

Anggota Pengurus MPC PP Kab. Semarang Jatmiko Jati mengatakan, kita sudah memberitahu Ketua MPW dan jajarannya dengan undangan resmi untuk hadir pada pelaksanaan MUSCAB MPC Kab. Semarang tanggal 30 Agustus 2019. namun MPW tidak ada yang hadir. Kami mempertanyakan ada apa ini? Apakah ada kepentingan pribadi? unsur suka atau tidak suka? Atau ada kepentingan lain?

Saya miris melihat semangat teman – teman PAC yang datang dengan antusiame luar biasa namun yang kita banggakan MPW tidak datang, sedih kami melihat fenomena ini. Padahal MPW PP Jateng seharusnya bisa asih asah dan asuh kepada anggota di bawahnya.

Sementara Alexander Joko SE (Bang Alex) salah satu kader PP yang selama ini aktif membantu kegiatan – kegiatan PP merasa jengkel dengan pernyataan BEP dan mengatakan, kejadian ricuh di Sekretariat MPC Bawen beberapa bulan lalu dan kejadian ricuh di PAC Bergas sebulan yang lalu membuktikan bahwa BEP tidak bisa menunjukkan kepemimpinan yang baik dalam organisasi, salah satunya adalah tidak adanya rasa menghargai apa yg sudah di lakukan oleh MPC dan PAC – PAC di kab. Semarang yang telah melaksanakan dengan susah payah Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) Pimpinan Anak Cabang dan MUSCAB PP di kabupaten SMG,” ujar Alex.

“Sebagai seorang pemimpin, BEP hanya mengedepankan ego pribadi dan Arogansi dalam memimpin Ormas PP di Jateng.
Kita semua jadi curiga ada apa di balik semua kegaduhan – kegaduhan yg selama ini terjadi pada PP di Jawa Tengah? Pemuda Pancasila di Kab Semarang yang sudah rukun dan bersatu mulai di acak – acak lagi.

Dan itu menunjukkan bahwa Ketua MPW membuka boroknya nya sendiri dan kurang mampu memimpin organisasi dengan baik,” terangnya.

Kekecewaan yang sama juga di sampaikan oleh salah satu tokoh PP di Kab Semarang yaitu Risandi SH, permasalahan internal yang terjadi di organisasi telah di selesaikan oleh MPC PP Kab. Semarang sesuai dengan perintah MPW, namun pada kenyataannya janji pengurus MPW untuk mendukung kegiatan MPC tidak di tepati dan hanya Pemberi harapan palsu (PHP) saja.

Sampai berita ini di muat ini di banyak group Whatshap (WA) dan beberapa tempat di wilayah Kab. Semarang, banyak anggota PP yang masih berdiskusi terkait pernyataan BEB di media tersebut. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *