287 views

Sopir Angkot Kota Metro Keluhkan Peralihan Terminal

Lampung (MA)- Banyak warga kota Metro,Lampung bertanya tanya kondisi terminal induk kota Metro.pasalnya pemandangan berbeda terlihat sekali berbeda dengan tahun tahun sebelumnya.yang dimana fungsi terminal terkesan seperti pasar sayur.
Tentunya hal tersebut membuat sebagian pihak merasa dirugikan.seperti contohnya sopir angkot yang biasa mengais rezeki melalui terminal tersebut menjadi berkurang pemasukan.dan di duga Terminal induk kota Metro beralih fungsi.
Aden salah seorang sopir angkutan umum di kota Metro saat dijumpai awak media (11/9/2019) keluhkan tidak adanya terminal di kota metro yang mati suri.
” kota itu harusnya ada terminal,baru kota Metro aja yang tidak ada terminal.Saya menjadi supir di sini sudah dari tahun 1994,saya ini seorang perantau juga di mana saya merantau ke kota lain pasti ada terminalnya di kota tersebut,hanya di kota Metro saja yang tidak ada terminal.”keluhnya.
“Mengingat Metro adalah sebuah kota sudah seharusnya kota Metro ini memiliki terminal.terkadang saya bingung juga kalau ada orang dari luar daerah yang bertanya di mana terminal kota? Bingung saya jawabnya soalnya terminal sekarang sudah tidak ada lagi, yang ada malah pasar pagi sampai-sampai kami sulit untuk masuk ke dalam terminal kota.”katanya.
Sementara,lanjut Aden (Sopir angkot,red). pada saat terminal akan di alih fungsikan menjadi pasar dari Dinas Perhubungan dan UPT terminal tidak ada sosialisasi dari mereka ke kami,harusnya pemerintah bijak agar dapat memberikan tempat kepada kami untuk mencari nafkah,jangan kami di biarkan sampai seperti ini.angkot kami susah untuk masuk ke dalam terminal karena terminal sudah berubah menjadi pasar.sekarang malah di tambah lagi bangunan untuk berdagang,kami tidak ada pemberitahuan juga dari Dinas terkait.tau -tau sudah ngebangun aja kayak gini.”celotehnya.
“masukan saya untuk pak Walikota Metro, masyarakat susah di sini karena sudah tidak ada lagi terminal,angkot kami pun sulit untuk masuk sampai kami harus memarkir angkot kami di luar terminal karena terminal sudah mati.sekarang malah bertambah lagi bangunan untuk pedagang di pasar pagi.padahal masih banyak angkot di sini yang beraktifitas menaik turunkan penumpang.”keluhnya .(del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *