817 views

Desa Kumendung Gelar Grebek Suro

Banyuwangi (MA)- Bulan suro memang dikenal Kesakralannya bahkan dapat menjadi magnet pemersatu masyarakat didesa,  dapat dilihat dari corak warna yang berbeda namum bisa disatukan dengan agenda Grebeg Suro yang digelar didesa kumendung kecamatan Muncar,
Kapolsek Muncar Akp M. Zaenuri S.sos turut memantau situasi dan kondisi dalam gelaran Grebeg Suro,  dalam pesannya bahwa perayaan ini adalah warisan leluhur yang patut dilestarikan, juga menjadi tauladan generasi agar dapat menjaga keseimbangan keselarasan didesa, juga Tumpeng simbol dari hasil pertanian didesa ini,
dalam apresiasi tersebut Polsek Muncar menerjunkan sebanyak tujuh personil
Dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa
serta Koramil 0825/17 guna mengamankan dan tertib jalannya giat acara,Kamis (26/09/2019)
Dalam rangkain acara kirab bersama diawali oleh SMPN 3 Muncar, berbusana Gandrung dan Jaranan Butho Kesenian khas Banyuwangi, juga diikuti Tokoh Masyarakat,  Panidi  Khuseini, Trisno Soewarno, Stap Desa dan BPD desa juga dari berbagai elemen masyarakat
Grebeg Suro ini sengaja digelar dengan rute
Start  dusun Sumberjoyo hingga finis Dihalaman Kantor Desa,
Keguyuban dan rasa saling hormat tercermin dari berbagai lapisan masyarakat yang turut memeriahkan hingga menyedot para pengunjung hingga pedagang makanan kecil mengisi perayaan tahunan,
Anggota DPRD ll  Fraksi PDIP saat ketemu dibalai desa menyampaikan apresiasi untuk rasa syukur kepada Tuhan yang maha Esa kita sebagai warga desa kumendung “Uri-Uri” mengingat tradisi leluhur akan Suroan ini dimana hal ini sanggup menyatukan antar warga, berbagai agama,  bisa dilihat Umat Islam dan Hindu melebur menjadi satu memperingati Suro, “Wong Kumendung Kudu Pinter” orang kumendung harus cerdas,  ungkap Akhir Perwakilan rakyat asal desa ini
Ketua BPD Riyanto,  inilah keunikan kita warga Kumendung, dengan semangat kebersamaan tinggi tersirat dalam giat setiap tahunnya,” dengan tiga puluh tumpeng, setiap Rw juga turut mengapresiasi adanya acara tersebut
Kepadatan para pengunjung luar biasa, memacetkan jalan,  wujud kesuksesan acara,
Akhir Kirab nampak masyarakat desa berebut isi tumpeng dari berbagai hasil bumi,  berharap berkah alam desa yang makmur sentosa. (saiful).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *