210 views

Terkait Lecehkan Jurnalis,Wabup OKI Panggil Kaban PMD

OKI (MA)-  Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), HM Dja’far Shodiq akan segera memanggil Kepala Badan (Kaban) Pemerintah Masyarakat Desa (PMD) terkait adanya dugaan instansi tersebut melecehkan tugas jurnalis.
” Kita akan panggil kaban PMD dan Sekdin jajarannya untuk segera menuntaskan persoalan ini, ” kata wabup.
Wabup mengatakan sebagai pimpinan dan pemerintah meminta maaf atas ketidak nyamanan atas sikap kaban PMD terhadap wartawan Liputan Sumsel. “Kita akan duduk kan bersama antara pihak  wartawan dan pihak kaban PMD , ” ujarnya.
Karena menurut Wabup, sebagai pilar keempat Demokrasi, kedudukan insan pers jurnalis, atau wartawan sebagai ujung tombak yang memiliki fungsi kontrol sosial terhadap setiap kegiatan pemerintahan.
“Untuk itu saya tidak mau persoalan ini menjadi berlarut-larut dan perlu duduk satu meja demi menjaga tugas dan kewenangan masing-masing, ” harap Sodiq seraya mengatakan dirinya segera memfasilitasi pertemuan tersebut.
Sementara itu, Pimpinan Umum/redaksi Liputan Sumsel, Muslimin, SAg menyambut baik keinginan wabup untuk mempertemukan Kaban PMD dan jajarannya dengan wartawan  Liputan Sumsel.
“Niat baik wabup OKI, Jakpar Soddiq ini menunjukkan bahwa dirinya seorang pemimpin yang paham dengan tugas wartawan dilapangan. Karena wartawan berhak untuk mengumpulkan data sekecil apapun untuk di informasikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi, ” kata Muslim.
Mestinya pemerintah harus bekerjasama dengan baik kepada insan pers agar kegiatan yang dilakukan pemerintah dapat tersosialisasi melalui berita yang di tulis wartawan. “Kecuali jika wartawan kami melakukan tindakan kesalahan dengan melanggar Kode Etik atau yang dari yang ia beritakan, maka laporkan perbuatan itu karena sudah melanggar , ” beber Muslim
Sebagaimana pemberitaan sebelumnya,
Kaban PMD dan Sekdin mengusir wartawan saat ingin meliput rapat sosialisasi pembinaan administrasi BUMDes bagi direktur dan kepala desa (kades) dengan alasan hanya rapat Biasa
Saat wartawan Portal ini  tengah mengambil gambar dan rekaman suara Kaban PMD dan jajarannya merasa tidak senang dan tidak nyaman dengan adanya kedatangan  wartawan dan disuruh keluar ruangan.
Bahkan Kaban PMD, Dan Sekdin, Nursulah dengan nada ketusnya menyuruh oknum wartawan keluar ruangan untuk tidak meliput dan menanyakan  izin untuk meliput.
Bahkan ketika akan diwawancara, kaban PMD sudah menghilang. Wartawan mencoba mewawancarai tenaga Ahli P3MD malah menolak dan mengarah kan wawancara ke pihak Dinas PMD.  Akhirnya wawancara dialihkan di Sekdin PMD Kanafi. “Apa yang mau di wawancarai ini kan, rapat biasa rapat pembinaan Administrasi BUMDES untuk Direktur atau kepala desa. Nantilah kalau ada acara resmi yang memang di anggarkan,” ujar Kanafi (arie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *