154 views

Kapolres,Wakapolres Binjai Amankan Aksi Damai Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cab. Kota Binjai

Binjai,Media-Abpedsi.com

Massa yang melaksanakan aksi unjuk rasa damai lebih kurang sebanyak 35 orang bergerak dari titik kumpul kantor sekretariat HMI Cab. Binjai jalan T.A. Hamzah No. 471 Kel. Jati Makmur Kec. Binjai Utara bergerak menuju kantor DPRD kota binjai dengan menggunakan Sepeda motor.(1/10/2019)

Sebagai koordinator aksi an. Amsar, Faidi Kurniawan dan Andrian Firdaus serta sebagai Koordinator Lapangan an. Rahmadhanu dan sebagai penanggung jawab aksi Septian Hermawan.

Di Kantor Sementara DPRD Kota Binjai jalan T.A. Hamzah Kel. Nangka Kec. Binjai Utara Kota Binjai.
Di saat aksi hunjuk rasa (HMI) Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto SH, SIK, MH, Waka Polres Kompol Hamdan,SH,MH, Kabag Ops AKP N. Surbakti, Kapolsek Binjai Utara Kompol Sarponi, Personil Polres Binjai, Personil Kodim 0203, Personil SatPol PP, Personil Dishub.

Pukul 14.13 Wib, massa yang berunjuk rasa tiba di kantor sementara DPRD Kota Binjai dan langsung disambut dengan pembacaan Shalawat oleh Peleton Asmaul Husna dari Polres Binjai.

Dalam melaksanakan aksi, massa dari HMI membawa keranda mayat yang bertuliskan *”Reformasi di Korupsi”* dan beberapa poster yang berisikan :

– Save KPK, kami
bersama KPK dan
rakyat indonesia.

– Tindak tegas oknum
polisi yang melakukan
tindakan represif.

– Jangan sahkan RKUHP,
Sahkan saja aku
dengan abang itu.

– DPR Nub, KPK di Ban,
Presiden AFK, Rakyat
Auto Lose, Koruptor
MVP.

– Cukup Chat aku yang
diabaikan, Hak Asasi
Manusia jangan.

– Tidak mau kata tunda,
yang kami mau hanya
kata Tolak atau
Terima…!!!

– Entah apa yang
merasuki DPR, Dewan
perlu Rukyah.

Kemudian mahasiswa melakukan orasi, bernyanyi dan menyampaikan pernyataan sikap :

– Meninjau kembali UU KPK, RUU KUHP, RUU
KOPERSASI dan RUU lainnya yang tidak Pro
terhadap kepentingan rakyat, bangsa dan
negara.

– Mengutuk tindakan represif aparat
Kepolisian yang tendensius dan
memancing amarah rakyat Indonesia.

– Mengutuk keras penembakan aktivis
(demonstran) di Kota Kendari ketika
terjadinya aksi penolakan revisi UU
KPK pada tanggal 26 September 2019.

– Segera memberikan sanksi tegas dan
mencabut HGU Korporasi yang
melakukan pembakaran hutan di Pulau
Sumatera dan Kalimantan.

– Segera evaluasi kinerja Menteri Lingkungan
Hidup dan Kehutanan yang tidak bertanggung
jawab atas pembiaran pembakaran hutan dan
lahan.

Setelah Mahasiswa menyampaikan Orasi dan Pernyataan sikapnya, kemudian massa diterima oleh Wakil Ketua sementara DPRD Kota Binjai Ir Mhd Syarif Sitepu yang didampingi oleh Anggota DPRD Kota Binjai lainnya Kapolres Binjai, wakil ketua DPRD Kota Binjai menyampaikan kepada massa HMI agar naik ke Ruangan Rapat Paripurna DPRD Kota Binjai untuk melakukan dialog.

Pukul 14.57 wib, pertemuan dialog dilaksanakan dan apa yang menyadi tuntutan mahasiswa akan ditindak lanjuti akan disa paikan ke pemerintahan pusat.

Dalam kesempatan ini Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto, SH, SIK, MH menyampaikan beberapa arahan dan klarifikasi al :

– Bahwa RUU KUHP yang ditolak oleh mahasiswa
saat ini pengesahannya ditunda oleh DPR RI
sampai waktu yang belum ditentukan dan
pembahasannya akan dilanjutkan kembali
oleh Anggota DPR RI Periode 2019-2024.

-Terkait dengan UU KPK yang telah disahkan
oleh DPR RI, ada beberapa point yang ditolak langsung oleh Presiden RI dan Revisi UU KPK ini dibuat bukan untuk melemahkan KPK akan
tetapi agar KPK menjadi lebih kuat lagi.

– Terkait dengan tindakan represif dari Kepolisian,
bahwa perintah dari Bapak Kapolri dalam mengamankan aksi demonstrasi petugas
kepolisian tidak ada yang menggunakan
senjata api hanya gas air mata, sesuaikan
SOP penanganan aksi unjuk rasa dengan cara
yang humanis dan persuasif.

– Terkait dengan meninggalnya mahasiswa kendari bahwa pihak Kepolisian sudah menjalankan SOP penanganan aksi unjuk rasa sesuai dengan prosedur, fakta dilapangan dan hasil otopsi bahwa korban ditembak dari jarak
dekat sedangkan jarak antara petuga pengamanan dengaan mahasiswa cukup jauh sehingga diduga aksi sudah disusupi oleh pihak-pihak yang tidak
bertanggungjawab.

Hasil dari dialog antara mahasiswa HMI dengan Wakil Ketua DPRD Kota Binjai dan Kapolres Binjai bahwa seluruh anggota DPRD Kota Binjai dan Kapolres Binjai menerima seluruh pernyataan sikap dari mahasiswa HMI Cab. Kota Binjai dan mahasiswa berharap dapat bertukar pikiran kembali serta mencetuskan gagasan maupun ide-ide untuk membangun Kota Binjai kepada pihak DPRD Kota Binjai.

Pada pukul 15.50 Wib, pertemuan dialog antara mahasiswa HMI dengan pihak DPRD Kota Binjai selesai dilaksanakan ditutup dengan pembacaan doa yang dibawakan oleh Anggota DPRD Kota Binjai Ahmad Azrai Azis, SPd, MM kemudian dilanjutkan dengan dan foto bersama tanda aksi damai usai dilaksanakan.

Kemudian pukul 16.00 wib massa mahasiswa HMI Cab. Kota Binjai membubarkan diri untuk kembali ke kantor sekretariat dengan tertib.

Semua asiprasi HMI diterima dan DPRD kota binjai berkanji akan meyampaikannya ke DPR RI tentang tuntutan dari HMI kota binjai.

Kegiatan aksi unjuk rasa damai oleh HMI cab binjai ke kantor cabang kota binjai berjalan dengan aman, tertib dan lancar serta situasi kamtibmas tetap kondusif.

(RL/T. HS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *