141 views

Rabu Besok, Hari Terakhir Walikota Dumai di Berikan Tenggat Waktu Oleh Massa GMPM-KD Untuk Mencopot Jabatan Syahminan

 

Dumai.(Abpedsi.com)-Gerakan Masyarakat Pejuang Marwah Kota Dumai (GMPM-KD), sebagaimana di ketahui pada Rabu (02/10/2019) melakukan aksi demo damai, di Kantor Dinas PUPR Kota Dumai. Adapun tujuan dari massa GMPM, menuntut agar Walikota Dumai mencopot Muhammad Syahminan dari jabatannya sebagai Kadis.

Salah satu tuntutan massa, pada point 5 (lima) adalah, memberikan tenggat waktu 7 X 24 jam kepada Walikota atau Wakil Walikota untuk mengabulkan tuntutan mereka. Jika
perhitungan hari dimulai pada saat demo berlangsung, maka tenggat waktu yang diberikan massa GMPM akan berakhir Rabu (09/10/2019) atau esok hari.

Berdasarkan pantauan awak media, belum ada tanda-tanda Walikota Dumai, Zulkifli AS menggabulkan tuntutan massa tersebut. Menurut sumber terpercaya, Zulkifli AS tidak berada di Dumai beliau masih berada di luar kota, karena baru saja diperiksa KPK terkait statusnya sebagai tersangka menerima suap dan pemberi gratifikasi.

Ketika awak media menghubungi salah seorang koordinator demo Selasa siang (08/09/2019) dan mempertanyakan kelanjutan aksi “Kita akan tunggu sampai Rabu besok sesuai dengan tuntutan, jika Pak Wali tidak juga mengabulkan, maka kita akan membuat aksi dengan massa yang lebih besar, tidak hanya ditujukan kepada Kadis PUPR saja, tetapi juga kepada Pak Zulkifli AS sebagai Walikota,” ujar salah seorang koordinator.

Selanjutnya ia menambahkan “Pak Wali seharusnya bijak menyikapi persoalan ini, karena ini permintaan orang banyak, kita tenggok saja besok (Rabu red). Mudah-mudahan yang menjadi tuntutan di kabulkan, kita berprasangka baik saja dahulu, kan tenggat waktu masih ada. Apalagi tuntutan kita tidak aneh-aneh kok, hanya meminta mencopot Syahminan saja Pak Wali tidak mau, ini sudah keterlaluan,” ungkapnya, sembari berpamitan. **

Penulis : Budi Haryanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *