140 views

Himpitan Ekonomi Janda Beranak 1 Nekat Jual Sabu-Sabu

 

Lumajang, MA – Lagi-lagi persoalan himpitan ekonomi menjadi masalah utama Bagi rakyat kecil pada umumnya untuk mencari uang, segala macam cara Yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam kehidupanya. Seperti halnya yang dialami Nurul Farida (27), Dusun Krajan Desa Ledok Tempuro Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang diamankan ole polisi karena menjual sabu-sabu.

Terhitung sejak 40 hari kematian suaminya dia berprofesi sebagai pengedar sabu-sabu Keinginan Nurul untuk berkerja Agar dapat memenuhi kebutuhan sehari harinya namun dilarang oleh anaknya, lantaran tak ingin ditinggal, pada ahirnya ibu satu anak ini nekat jual barang terlarang tersebut.

“Saya terpaksa menjual narkoba lantaran butuh uang untuk menyambung hidup,” Kata Nurul ibu satu anak itu, saat Tim Cobra Polres Lumajang olah TKP Kamis (24/10/2019).

Polisi mengamankan pelaku saat tengah menunggu calon pembelinya. Sesuai laporan warga, polisi bergerak cepat ke tempat kejadian perkara (TKP). Saat akan digeledah, pelaku sempat membuang sebagian barang bukti ke tanah untuk menghilangkan pemeriksaan dari petugas.

Namun sebagian lagi ditemukan di saku celananya. Kepemilikan 5,04 gram sabu yang berusaha disembunyikan dalam lembaran plastik hitam dan ada juga yang dibungkus rapat dengan lakban agar dapat mengelabuhi petugas. Dari hasil penyelidikan, pelaku kerap menjual sabu di lingkungan sekitar untuk menambah uang saku dan kebutuhan hidupnya. Dalam satu paket sabu, Nurul mendapat keuntungan sebesar Rp 100.000.

“Jadi setiap paket sabu, keuntungan yang diperoleh Rp 100.000 Lantaran terdesak himpitan ekonomi, pelaku terpaksa nekat menjual narkoba dan mengesampingkan jerat hukum yang akan diterimanya,” terang AKBP Arsal Sahban Kapolres Lumajang.

Saat ini polisi masih akan terus melakukan pengembangan terhadap jaringan yang bersangkutan. Belum diketahui asal barang tersebut dia Dari Mana mendapatkan Pasokan “Masih kita dalami untuk mendapatkan asal muasal barang haram yang diedarkan pelaku. Jika menemukan orangnya, tentunya akan dikembangkan dan mengamankan langsung,” Tegas Arsal.

Jurnalis :Djaka Pratama
Editor :Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *