162 views

Pengunduran Diri Muhammad Syahminan, Bagaikan Cerita Telenovela

 

Dumai.(Abpedsi.com)-Pengunduran diri Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kota Dumai Muhammad Syahminan ternyata membuat (baper) atau bawa perasaan pihak-pihak tertentu. Hal ini terbukti dengan terbitnya pemberitaan di salah satu media online dengan topik yang sama, namun di sajikan berulang-ulang, seakan sebuah (cerber) cerita bersambung. Sehingga timbul pertanyaan, entah apa maksud dari pemberitaan tersebut, dan hal ini menjadi perhatian dari salah seorang warga, Edi Zulfan yang juga Ketua DPC Projo Kota Dumai.

Kepada awak media, Senin Pagi (04/11/2019) ia mengatakan “Pengunduran diri Muhammad Syahminan tidak usah di jadikan polemik, dan itu menjadi hak prerogativ Pak Walikota selaku kepala pemerintahan, kita ambil sisi baiknya saja, semua pihak harusnya mendukung apa yang dilakukan Zulkifli AS, jika untuk kepentingan Dumai semata, kenapa tidak”. ujarnya.

Selanjutnya ia menambahkan “Jangan pula dikait-kaitkan dengan unsur politis tidaklah elok, jika memang ada unsur yang merugikan dan ada pihak yang merasa silahkan tempuh sesuai prosedural, tak baik apabila di umbar ke publik karena di khawatirkan ada pihak-pihak yang bermain di air keruh”. ungkapnya bermain kata-kata.

Ismail Abdul Azis hari yang sama, namum di lain tempat “Heran! kenapa ada makhluk yang begitu nyinyir dengan pengunduran diri Kadis PUPR Dumai tersebut, ia menduga ada pihak mencoba mengambil momentum untuk kepentingan pribadi. Berharap Pak Wali tidak usah gubris semua itu, tidaklah penting sememangnya siapa mereka apa yang telah mereka perbuat untuk Dumai. Jika saat pendaftaran ada tindakan yang di langgar selaku ASN oleb Balon tersebut, laporkan ada yang bertanggung jawab untuk itu tak perlulah di kaitk-kaitkan dengan kontestasi politik, nanti heboh”. ujar lsmail, sedikit terbawa emosi.

Seperti kita diketahui, selain Muhammad Syahminan yang kala itu masih menjabat Kadis PUPR, ikut mendaftar sebagai Bakal Calon (Balon) Pilkada Kabupaten Bengkalis. Terdapat 2 (dua) lagi Kadis ikut menjadi Balon, akan tetapi keduanya untuk Pilkada Kota Dumai. Mereka adalah Kadis Kesehatan Faisal, SKM.,MARS dan Hendri Sandra, selaku Kadis DPMPTSP Kota Dumai dan Paisal, selaku Kadis Kesehatan di sebut-sebut, saat mendaftar kala itu, masih dalam jam kantor.

“Kondusifitas jelang tahun politik perlu di jaga oleh semua pihak, tidak terkecuali warga Dumai itu sendiri, meski berlatar belakang profesi berbeda. Jikapun ada kepentingan pribadi hendaklah utamakan untuk orang ramai terlebih dahulu, jangan sampai orang lain menduga apa yang di perbuat menjadi corong pihak-pihak tertentu dan mempunyai tedensi lain”. ungkap lsmail mengakhiri perbincangan.***

Sumber : RPC
Editor : Budi Haryanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *