99 views

Pemkab Tobasa Melalui Dinas Sosial Tobasa Adakan Seminar, Peringati Hari AIDS Sedunia

Tobasa, (MA)–Balige : Pemerintah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) melalui Dinas Sosial Tobasa, mengadakan seminar di Gedung Sentra Pemuda dan Olahraga Soposurung Tobasa, pada hari Senin (02/12/2019) dalam rangka peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) yang diperingati setiap tanggal 1 Desember setiap tahun.

Seminar ini merupakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan serta pemberian nutrisi pada penderita HIV / AIDS. Sekitar 40 orang mengikuti seminar, rangkaian pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan Dinas Sosial kepada masyarakat, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No. 52 tahun 2017, tentang Eliminasi penularan HIV/AIDS dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak.

Harapan Napitupulu, Asisten 1 saat membacakan kata sambutan Bupati Tobasa, Darwin Siagian.

Acara yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wib dibuka oleh Bupati Tobasa Darwin Siagian diwakili oleh Asisten 1 Pemerintahan, Harapan Napitupulu. Seminar ini bertemakan “Bersama masyarakat meraih sukses” dan bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta perilaku masyarakat tentang kesehatan reproduksi, terutama HIV/AIDS. Terlihat seminar diikuti puluhan orang, baik undangan dan juga pihak panitia serta penderita HIV/AIDS.

Dalam kata sambutan tertulis Bupati Tobasa, Darwin Siagian yang dibacakan Harapan Napitupulu, mengharapkan agar pendekatan yang aktif dilakukan kepada masyarakat sehingga masalah HIV/ AIDS dapat diminimalisir. Pemerintah menargetkan three zero pada tahun 2030 yang mana target tersebut yakni tidak ada lagi penularan HIV/AIDS, tidak ada lagi kematian akibat HIV/AIDS, dan tidak ada lagi stigma dan diskriminasi pada Orang dengan HIV/AIDS (ODHA)

“Jauhi konsumsi narkoba, gonta ganti pasangan, penggunaan jarum suntik bersama. Bagi kaum muda dan tua jangan coba coba menggunakan jenis apapun narkoba. Mari mencegah, mengendalikan bahkan menutup celah penyebaran HIV/AIDS,” pesan tertulis Bupati Tobasa.

Seminar ini juga melibatkan unsur Kepolisian Polres Tobasa diwakili Iptu. Saudarman Sinaga sebagai Kasat Binmas Polres Tobasa, Pimpinan RSUD Porsea Tihar Hasibuan, Perwakilan Tagana Tobasa, dan puluhan kaum remaja/ pemuda dan pemudi. Para peserta yang mana diharapkan ke depannya akan semakin mampu memberikan informasi terkait penularan dan pencegahan HIV/AIDS kepada masyarakat.

Kadis Sosial Tobasa, Rajaipan Sinurat dalam kata sambutannya mengatakan, Pemkab Tobasa melalui Dinas Sosial untuk tahun anggaran 2019 mengadakan seminar serta pemberian nutrisi pada penderita. Diketahui mulai tahun 2003 hingga tahun 2019 jumlah penderita HIV/AIDS di Tobasa yang masih hidup dan yang terdata sebanyak 220 Orang.”Kegiatan ini kerjasama antara HKBP AIDS Ministry, RSUD Porsea, dengan Dinas Sosial. Harapan ke depan agar penularan dan penyebaran HIV/AIDS di Tobasa dapat diminimalisir. Saat ini kami membagikan nutrisi bagi penderita secara simbolik yang diterima sepuluh (10) perwakilan penderita yang ada di Tobasa,” sebut Kadis Sosial.

“Para remaja dan masyarakat akan mendapat tambahan pengetahuan dan informasi tentang resiko tertular HIV dan AIDS melalui penggunaan narkoba serta seks bebas. Informasi yang tidak kalah penting adalah pentingnya menunda usia perkawinan dini dan KB sebagai landasan dalam menekan laju pertumbuhan penduduk serta membangun keluarga sekaligus menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas,” tambah Rajaipan Sinurat.

Pemberian nutrisi bagi para penderita.

Selepas bimbingan dan penyuluhan, dilanjutkan pemberian nutrisi oleh Kadis Sosial Tobasa Rajaipan Sinurat, Asisten 1 Pemerintahan Harapan Napitupulu dan pihak panitia kepada utusan penderita HIV/AIDS secara simbolik kepada empat orang utusan penderita.

Sesuai keterangan Kadis Sosial, rangkaian acara peringatan Hari AIDS sedunia oleh Pemkab Tobasa melalui Dinas Sosial di Tobasa akan dilanjutkan kegiatan kampanye sosial pada hari selanjutnya, Selasa (03/12/2019). Kegiatan sesuai rencana panitia akan dimulai sekitar pukul 08:00 Wib, titik kumpul bertempat di lokasi SMK Negeri 1 Balige, menuju dan berakhir di Lokasi Tugu D.I. Panjaitan, kota Balige.

(Raju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *