314 views

Melalui PK2TL, Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah Untuk Anak-Anak Talangsari

Lampung Timur, (MA) – Saat ini Bantuan perlengkapan sekolah dari pemerintah pusat sudah diterima oleh anak warga terdampak peristiwa Talangsari Lampung, Tahun 1989.

Paguyuban Keluarga dan Korban Talangsari (PK2TL) Lampung menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah dari pemerintah pusat di SD Negeri 6 Rajabasa Lama, Dusun Subing Putra 3 Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (8/1/20).

Edi Arsadad ketua PK2TL Lampung menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah itu kepada 59 siswa SD setempat.

“Paguyuban menerima titipan paket perlengkapan sekolah dari Presiden Jokowi, ini untuk adik-adik, semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan bisa memotivasi semangat belajar adik-adik,” ujar Edi kepada siswa.

Edi mengatakan lagi, siswa di Talangsari tidak boleh patah semangat meskipun bersekolah di desa.

” Walaupun adik-adik tinggal desa, tetap semangat belajar, karena kita semua punya hak pendidikan yang sama dengan anak-anak yang di kota,” jelasnya.

Selanjutnya Edi Arsadad didampingi Kepala Sekolah SD setempat, Mugiyono dan guru menyerahkan paket perlengkapan sekolah itu kepada siswa.

“Kami sangat senang sekali, saya sampaikan terima kasih kepada semua yang mengusahakan bantuan ini yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, “kata Mugiyono.

Mugiyono mengatakan bantuan dari pemerintah pusat itu baru pertama kali diterima sekolahnya.
” Ini yang pertama kalinya, “ucapnya.

Mugiyono menyampaikan harapan pihak sekolah agar pemerintah memperhatikan sekolahnya.

“Tolong bantu dua gedung sekolah, satu gedung perpustakaan sama kamar mandi enam,” ujarnya.

Karena menurut dia, sekolahnya baru berdiri satu gedung dengan empat ruangan untuk belajar siswa kelas 1 sampai dengan enam.

“Kita kurang dua ruangan untuk belajar dan satu perpustakaan,” jelasnya.

Yang sebelumya Berupa bantuan paket buku tulis untuk 400 anak korban Talangsari, dari pemerintah pusat yang di wakilkan oleh Kemenko Polhukam, (Kemenkumham) pada 6 Desember 2019 lalu di Bandarlampung.

Didalam simbolis pemberian bantuan paket buku alat tulis dan juga sebanyak 10 orang keluarga terdampak peristiwa Talangsari menerima bantuan uang untuk modal usaha dari pemerintah yang di berikan langsung oleh Deputi Bidkor Hukum dan HAM Kemenko Polhukam Letjen Fadil Zumhana.

(Mkl/Bn/Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *