539 views

KABAR LAMTIM– Kapolres Lamtim Janji Akan Usut Kasus Penipuan Hingga Milyaran Rupiah, Korban Yakin Otak Pelaku Berada Di Dalam Lapas

 

LAMPUNG TIMUR, (MA)– Diberitakan sebelumnya, beberapa masyarakat Lampung Timur mendatangi Komisi I DPRD Lampung Timur untuk mengadukan kurang seriusnya pihak kepolisian Polres Lamtim untuk mengungkap kasus penipuan yang diduga dikendalikan dari dalam Lapas Sukadana. Sabtu (11/01/2020).

Mendengar informasi itu, Kapolres Lampung Timur menilai pemberitaan yang dibuat adalah keliru, pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan menetapkan tersangka serta prosesnya sedang berlanjut.

Kapolres Lampung Timur mengatakan,”sebenarnya pemberitaan yang dibuat itu keliru dan tidak ada konfirmasi ke saya, sebenarnya itu sudah kami lakukan penyelidikan, tersangkanya sudah kita tahan, kemudian prosesnya ini masih berlanjut,”katanya saat diwawancarai Media di Desa Margasari, kecamatan Labuhan Maringgai, Jum’at (10/1/20)

Lanjut Kapolres Tapi yang terlibat, pelakunya satu orang, yang dua orang tidak terbukti

Kapolres mengakui, pelaku penipuan tersebut bekerjasama dengan tahanan yang berada di Lembaga permasyarakatan (Lapas).

“Untuk pelaku yang lainnya,  memang bekerjasama dari lapas, tapi otak pelakunya  dari luar lapas,”  jelasnya.

Kapolres Wawan Setiawan menegaskan akan menelusuri dan tuntaskan kasus penipuan itu.

Berita sebelumnya…

Sementara itu, saat diwawancarai melalui pesan singkat WhatsApp, korban sangat yakin otak pelaku penipuan adalah yang di dalam lapas. Dilansir dari media penalampungnews.com

Banyak rekan-rekan korban lainnya tau informasi otak pelaku dari dalam lapas Sukadana justru dari beberapa rekan polisi yang bertugas di Polsek.

,”khaqul yakin sangat yakin dikendalikan dari dalam Lapas, karena berkali-kali kasus ini sebelum kasus saya yang berkembang seperti ini, banyak temen (korban lainnya, red) yang mengidentifikasi bahwa pelaku ada didalam lapas, itu yang menginformasikan polisi-polisi yang ada di polsek,”kata salah satu korban, Baskoro

Korban yakin, jika kepolisian polres Lampung Timur membuka data rekening dan mengecek rekening koran dan aliran dananya pasti akan terbongkar.

Lebih jauh Baskoro mengatakan,”kalau polisi mau feer, itu buka aja data rekening para pelaku itu yang di transfer-transfer rekening korannya buka semua pasti ke bongkar semua, gak bisa gak,”tegas Baskoro

Para korban juga sudah memiliki bukti-bukti Transfer ke pelaku,”kita juga ada bukti, bukti transferan-transferan para korban banyak, sebagian juga sudah saya kumpulin, kita juga gak mau sembarangan,”kata Baskoro.

Sementara itu, modus penipuannya adalah, pelaku yang di dalam lapas menelfon calon korban, baik petani semangka atau padi, untuk menyakinkan calon korban, pelaku mengaku kenal dengan kerabat calon korbannya.

Baskoro menceritakan,”modusnya pelaku menelfon kepada para korban, baik itu korban semangka ataupun padi, mereka mengaku sudah kenal dengan nama-nama yang sudah di kenal dengan korban,”ujarnya

Perlu diketahui, penelpon itu adalah pelaku yang ada di dalam lapas dan berperan sebagai agen buah semangka atau padi.

Masih diceritakan oleh Baskoro,”iya mereka yang telfon dari dalam lapas, jadi perannya masing-masing, untuk agen padi mereka nanti mengaku nama agen-padi, untuk semangka mereka mengaku dari agen semangka,”katanya.

(RlsIwo/Bn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *