183 views

HM Syamsul Arifin Pimpin DPC HNSI

Probolinggo, (MA) – Setelah sempat vakum selama 7  tahun, akhirnya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Probolinggo memiliki nahkoda. Hal ini menyusul dengan terpilihnya HM Syamsul Arifin Fathoni sebagai Ketua DPC HNSI Kabupaten Probolinggo masa bhakti 2020-2025.
Nelayan asal Desa Kalibuntu Kecamatan Kraksaan ini terpilih secara aklamasi dalam proses Musyawarah Cabang (Muscab) HNSI Kabupaten Probolinggo di aula Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo, Rabu (22/1/2020).
Muscab HNSI Kabupaten Probolinggo ini dihadiri oleh Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HNSI Provinsi Jawa Timur Kamil Annajid serta pengurus DPC HNSI Kabupaten Probolinggo periode sebelumnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 32 orang dari 7 (tujuh) ranting (Kecamatan Tongas, Sumberasih, Dringu, Gending, Pajarakan, Kraksaan dan Paiton) serta 1 (satu) ranting khusus Gili Ketapang. Dimana masing-masing ranting mengirimkan 4 (empat) orang wakilnya. Tetapi masing-masing ranting hanya memiliki satu suara.
Selanjutnya ketua terpilih bersama tim formatur akan menyusun kepengurusan DPC HNSI Kabupaten Probolinggo untuk masa bhakti 5 (lima) tahun mendatang. Setelah kepengurusan lengkap maka akan segera dilakukan pelantikan pengurus.
Ketua Dpc HNSI Kabupaten Probolinggo HM Syamsul Arifin Fathoni kepada media Abpedsi.com menyampaikan,” ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para nelayan yang ada di Kabupaten Probolinggo. “Ikhtiar utama saya bagaimana nelayan Kabupaten Probolinggo mampu meningkatkan kesejahteraannya,” katanya.
Sebagai program pertamanya,H Fathoni akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo untuk memeriksa kesehatan para nelayan. Sebab memasuki musim hujan dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, tentunya nelayan akan mudah sakit. Jika sudah demikian, maka aktifitasnya akan terganggu.
“Saya juga akan gencar melakukan kampanye kepada para nelayan agar tidak menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Supaya ekosistem yang ada di laut bisa kita jaga bersama-sama demi anak cucu di masa yang akan datang,” tegasnya.
Sementara Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi mengatakan,” HNSI ini berfungsi untuk menghimpun dan menggerakkan nelayan sebagai pelaksana pembangunan di bidang kelautan dan perikanan. Sebagai organisasi massa, HNSI menampung aspirasi terhadap dari gerakan kaum nelayan dan masyarakat pesisir dalam meningkatkan kesejahteraannya.
Sebagai organisasi profesi, HNSI berfungsi mengembangkan sikap mental dan pola pikir serta ketrampilan kaum nelayan dan masyarakat pesisir dalam melaksanakan pembangunan menuju taraf hidup dan kesejahteraan yang lebih meningkat.
“Semoga dengan terbentuknya pengurus HNSI yang baru dengan masa kerja 2020-2025, masyarakat nelayan, pembudidaya, pengolah dan pedagang ikan lebih terakomodir dalam meningkatkan usahanya sehingga dapat lebih sejahtera,” harapnya.(saiful).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *