84 views

TEGA!!! Ibu Mengadaikan Anak Kandungnya

Pasuruan, MA – Polres Pasuruan menggelar peress release terkait dengan pengungkapan kasus perdagangan orang (TPPO) menggadaikan anak yang sempat viral di berbagai medsos, Selasa (21/1/20).

Eka Septian (30) warga dusun Jogonalan , kelurahan Jogosari kecamatan Pandaan kabupaten Pasuruan, merupakan ibu kandung dari anak yang digadaikan kepada Mishadi alias Pak Breng (40) warga dusun Krajan desa Pacarkeling kecamatan Kejayan kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menjelaskan bahwa, “Pelaku a/n Eka Septian, meminjam uang sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) kepada Mishadi alias Pak Breng, untuk membayar hutang. kemudian Eka Septian menjaminkan / menjual bayinya bernama Karin Maulidya Nofatra yang masih berusia 2 bulan kepada Mushadi alias Pak Breng,” Tegas Kapolres.

Sempat viral di media sosial, lantaran Eka Septian melapor ke Polres Pasuruan bahwa bayinya telah diculik oleh seseorang, hingga kemudian Tim Buser Polres Pasuruan melakukan adegan reka ulang kejadian perkara dan didapati banyak ke janggalan dari keterangan pelapor Eka Septian.tuturnya

Dari reka ulang yang dilakukan, diketahui bahwa, pada Rabu (15/1/2020) sekira pukul 11:00 wib sepulang kontrol di RSUD Bangil, Eka Septian bertemu dengan Mishadi di depan PLN Bangil untuk meminjam uang sebesar Rp. 1000.000,- satu juta rupiah dengan menjaminkan anaknya, Karin Maulidya Nofatra, bayi yang masih berusia 2 bulan tersebut.

“Eka Septian, meminjam uang sebesar Rp. 1000.000,- (satu juta rupiah) dengan jaminan bayinya yang bernama Karin Maulidya Nofatra, kepada Mishadi dengan kesepatakan,dan perjanjian apabila Eka Septian tidak bisa mengembalikan uang beserta bunganya senilai 2000.000,- anak balita yang dijaminkannya akan dibawa oleh Mishadi,” Pungkas Kapolres pasuruan tersebut Kepada awak Media Abpedsi
Com.Di dalam keteranganya.

Setelah dilakukan penelusuran dan diketahui bahwa laporan Eka Septian tersebut adalah laporan palsu, pada hari Kamis (16/1/2020) sekira pukul 10:00 wib Satreskrim Unit Jatanras Polres Pasuruan melakukan penangkapan terhadap Eka Septian di terminal Pandaan kabupaten Pasuruan, sedangkan Mishadi ditangkap di Pogar Bangil beserta barang bukti, yakni Karin Maulidya Nofatra bayi yang dibawanya.Sebagai jaminan Hutang Tersebut.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Eka Septian dan Mishadi akan terjerat dengan pasal 2 ayat 1 UU RI Nomer 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman 5 – 15 tahun penjara, pasal 83 Jo pasal 76 F UU RI Nomer 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 24 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 2 – 15 tahun penjara.(Djk.P)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *