294 views

Perlakuan Tidak Menyenangkan Dialami Mantan Bupati Nias Selatan

Nias selatan (MA)- . Mantan Bupati Nias Selatan Idealisman Dachi mendapatkan perlakuan tidak pantas pada saat menghadiri undangan syukuran kepala desa Hilisataro Gewa kecamatan toma.sabtu  (25-01-2020).
Dari satu seorang oknum masyarakat desa setempat.
Seseorang tersebut mengancam mantan Bupati NISEl sekaligus melempar kotoran ternak mengenai wajah idealisman kemudian video insiden tersebut ramai di bagikan di medsos dan mendapatkan berbagai komentar dari kalangan nias selatan ataupun di luar dari masyarakat nias selatan dari aksi yang tidak terpuji itu.
Kepala desa Hilisataro Gewa WISNU duha mengatakan bahwa sebagai tuan rumah yang mengundang mantan buapati Nisel idealisman dachi menyesalakan terjadinya perbuatan itu ia merasa di permalukan atas kejadian itu dan siap menjadi saksi bila masalah ini di bawah kerana hukum.
Kronologi yang dialami idelisman dachi menurut pada saat atau setelah beberapa jam kemudian menbagikan kronologi yang di alaminya melalui medsos.
Menurut idealisman Dachi pada saat selesai jeda atau makan siang pembawa acara meminta kepada idelisman untuk menyumbangkan sebuah lagu,sempat menolak permintaan panitian syukuran kades karena dia merasa kalau dirinya tidak pandai bernyanyi akhirnya idealisman menyagupi permintaan panitia pada saat dirinya naik kepangung tiba-tiba ada seorang pemuda memakai kacamata hitam naik juga kepangung mendekat disamping idealisman dia mengancam atau tidak senang dirinya kehadiran mantan bupati Nisel sekaligus calon bupati di desa Hilisataro gewa,diatasa pangung sempat terjadi sedikit keributan namun masih bisa di tenangkan tuan rumah.
Pada saat suasana mulai tenang  kembali duduk ketempat masing-masing setengah jam kemudian idealisman mendapat info bahwa mobil mereka di blok dengan kendaraan agar tidak bisa lewat idealisman langsung melapor kepada tua rumah WISNU DUHA sebagai tuan rumah langsung keluar untuk melihat kondisi karena situasi semakin panas,akhirnya idealisman memutuskan untuk pulang dan saat berjalan menuju mobil, disitulah ia di lempar dengan kotoran ternak suasana sempat ribut hingga akhirnya warga mengamankan idealisman dan membersihkan yang terkena kotoran ternak ia memutuskan balikanan langsung ketempat kejadian tersebut.
Melihat dan langsung respon masyarakat yang mengecam ada upaya untuk melakukan aksi karena perlakuan pemuda itu sangat tidak diterima kalangan masyarakat atau pihak familiy,bakal calon bupati itu idealisman berupaya meredam suasana melalui medsos kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat nias selatan tokoh adat, tokoh masyarakat dan lainya untuk tidak terpacing dengan tindakan tersebut dan bisa mengontrol diri karena tidak ada utungya bila melakukan perlawanan karena akan merugikan dan bisa menimbulkan kekacauan hingga terjadi nanti perpecahan di tengah masyarakat Ia lebih memilih untuk tenang dan mengajak untuk tidak cenderung mengarah ke tindakan provokator atau provokasi ia telah upayakan kepada pihak-pihak yang melakukanya.(kristian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *