610 views

Jaenudin Sekdes Kudukeras Diduga Mark Up Anggaran Dan Berani Bohongi Publik

Cirebon,MA- Sekretaris Desa adalah Perangkat Desa yang berkedudukan sebagai unsur pimpinan sekretariat Desa yang menjalankan tugas sebagai koordinator Pelaksana Pengelolaan Keuangan Desa. Dalam Pasal 5 Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan Desa, Sekretaris Desa bertugas sebagai koordinator PPKD.

Sekretaris desa (Sekdes) memegang peran stategis di Desa, baik dalam penataan administrasi desa dan pengelolaan keuangan desa. Manakala sekdes tidak mampu menjalankan tugas-tugasnya dengan baik, maka beragam persoalan akan muncul, dan akibatnya desa tidak akan maju dan berkembang.

Jaenudin Sekdes Kudukeras Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat diduga mark up anggaran dan bohongi publik. Jaenudin mengatakan anggaran Dukungan Pendidikan bagi siswa miskin/berprestasi Rp. 14 juta diberikan untuk 70 Murid Sekolah Dasar Negeri yang dekat dengan Desa Kudukeras. “Rp. 14 juta itu sudah termasuk pajak, diberikan kepada 70 Murid Sekolah Dasar yang berada didekat Desa”, kata Jaenudin ketika dikonfirmasi diruang kerjanya (29/01/20).

Jaenudin Sekdes Kudukeras diduga mark up anggaran tersebut karena apa yang dikatakan Jaenudin itu tidak sesuai dengan kenyataan.

Dari narasumber yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan bahwa murid yang menerima anggaran dukungan pendidikan bagi siswa miskin/berprestasi berjumlah 39 orang (Rp. 7.800.000) dan beberapa alat tulis.

Inka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *