124 views

Kusno Di Temukan Sudah Tidak Bernyawa Di Tengah Persawahan

 

Lumajang,MA –Ditengah padatnya kesibukan aktivitas Masyarakat, tiba-tiba dikejut kan adanya penemuan mayat seorang laki-laki di areal Perumahan Puri Semeru Jalan Gajah Mada (Toga), yang bertempat di Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, selasa siang.(04-02-2020)

Diketahui korban bernama Kusno, Warga Jalan Durian, Gang Blimbing, Kelurahan kepuharjo, Lumajang, dimana korban ditemukan diparit dengan posisi masuk got atau saluran air dipersawahan belakang rumah warga, sekitar pukul:11.00 Wib, dengan posisi tengkurap dan kondisi korban sudah kaku, mengetahui kejadian tersebut warga langsung melaporkannya ke Polsek Lumajang Kota.

Selang beberapa saat kemudian, Anggota polsek Lumajang Kota yang didampingi tim inafis, dan juga Anggota Reskrim Polres Lumajang mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah TKP yang selanjutnya jenazah korban dibawa kerumah sakit Dr. Hariyoto guna dilakukan Outopsi.

Kapolsek Lumajang Kota Iptu.Darmanto saat dikonfirmasi beberapa awak media mengatakan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, 3 (tiga) hari sebelumnya korban sempat berpamitan akan menjaga perumahan Puri Semeru, di kesempatan tersebut korban juga mengatakan, bahwa ia akan mengembala kerbaunya diareal persawahan tempat korban kerja sebagai
Waker perumahan.

“Karena korban tidak ada pulang, keluarga berusaha mencari keberadaan korban, namun tidak ditemukannya, dan Pada akhirnya baru hari Selasa siang korban berhasil ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa oleh warga,setempat”Tegasnya

Menurut saksi mata, dirinya menemukan korban tanpa sengaja saat saksi sedang Aktivitas kerja tiba-tiba menemukan bekas telapak kaki yang mencurigakan di parit areal persawahan.tersebut yang terlihat brantakan.

“kemudian saksi mengajak warga untuk melihat dan memastikan adanya bekas kaki tersebut, setelah di amati dari jarak dekat ternyata jejak kaki manusia tersebut tak lain bekas kaki korban (Kusno), yang memang dicari oleh keluarganya, sedang dalam keadaan tengkurap diparit,”Kata Iptu Darmanto.

Sedangkan hasil dari pemeriksaan dokter, atas meninggalnya Kusno (korban) tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Dari hasil keterangan yang didapat, pihak keluarga keberatan untuk dilakukan proses outopsi, dan pihak keluarga juga tak akan menuntut permasalahan tersebut dengan membuat surat pernyataan, dengan pertimbangan bahwa kemungkinan besar, kematian korban diakibatkan pingsan yang tak tertolong oleh orang lain,” Pungkasnya(Djk.P)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *