163 views

Kanwil Kemenkumham Lampung Suport Lapas Metro

 

Lampung (MA)- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Metro kedatangan tamu dari Kantor Wilayah Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Lampung.

Basnamara selaku Kepala Bagian Program dan Hubungan Masyarakat serta M. Zuhri selaku Kepala Subbagian
Penyusunan Program dan Pelaporan, pada Selasa (04//2/2020).

Suatu kebanggaan bagi Lapas Metro bahwasannya tahun ini Lapas Metro diajukan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Untuk diketahui Lapas Metro telah meraih predikat
Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada Tahun 2018.

Bertempat di Aula Lapas,Basnamara menegaskan,”bahwasannya
tidak ada lagi penyekatan antara bagian Pengamanan dan staf.l, Seluruh pegawai wajib mengetahui apa itu WBK dan WBBM. “
walaupun Lapas Metro telah meraih predikat WBK, kita harus tetap menjaga kerjasama guna mewujudkan Lapas Metro menjadi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Hal senada juga disampaikan oleh M. Zuhri agar menjaga
kekompakan tim Program Kerja (Pokja). Menurutnya,”WBK/WBBM bukan hanya milik pimpinan tetapi milik kita semua. “Tim Pokja harus kuat, Selain itu sosialisasikan kepada Warga Binaaan terkait WBK/WBBM agar mereka menguasai”,jelasnya.

Sementara Ade Kusmanto selaku Kepala Lapas Klas ll A Kota Metro merasa sangat berterima kasih atas partisipasi dan motivasi yang telah diberikan.

“Kami sangat berterimakasih, kedepannya kami akan belajar dan berusaha semaksimal mungkin untuk memahami apa itu
WBK/WBBM”, kata Ade dan saya berharap tahun ini Lapas Metro
dapat meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

Lebih lanjut Ade mengatakan,” Tentunya dukungan dari semua pihak, baik kesiapan jajaran petugas lapas metro maupun narapidana dan masyarakat pada umumnya.lapas metro berkomitmen raih predikat WBBM karena WBK sudah di raih.

” Harapan saya agar pemerintah kota Metro mendukung Lapas Metro meraih wbk/wbbm melalui jajaran dinas yang terkait seperti dinas kesehatan memberikan bantuan layanan kesehatan, dinas pendidikan memberikan bantuan pendidikan luar sekolah, dinas PU memberikan bantuan renovasi sarana prasarana lapas, dinas sosial memberikan bantuan2 program pemberdayaan narapidana, seperti balai latihan kerja (BLK) agar memberikan pelatihan gratis kepada narapidana Sehingga pelayanan pemasyarakatan dapat berjalan optimal.” harapnya.(del).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *