110 views

SMKN 3 Metro Lakukan Pengembangan Teknologi Internet of Thing Menggunakan RFID

 

Lampung (MA)- Saat ini merupakan era industry 4.0 dimana pengembangan perangkat IT sudah semakin
banyak sehingga memudahkan manusia sebagai pengguna. Salah satu bentuk
penerapaannya adalah dengan membuat sistem Absensi berbasis kartu RFID (Radio
Frequency Identification). Sistem identifikasi yang berbasis wireless sehingga
memungkinkan pengambilan data tanpa harus bersentuhan yang menggunakan sistem radiasi elektromagnetik untuk mengirimkan kode.

Menurut Arif Sulistiyo, S.Pd.T selaku ketua pengembang, RFID menggunakan sistem
identifikasi dengan gelombang radio, karena itu minimal dibutuhkan dua buah perangkat
agar alat ini dapat berfungsi, yaitu TAG dan READER.

” Tiap siswa memiliki kartu RFID yang sekaligus berfungsi sebagai kartu pelajar. Setiap siswa wajib melakukan Tapping ke reader sehingga dapat di hitung sebagai data
kehadiran. Begitu juga bila ingin pulang siswa juga wajib melakukan tapping ke reader.
Reader terhubung ke aplikasi sistem absensi berbasis website yang dapat di akses oleh
orang tua di alamat www.absensi.smkn3metro.sch.id/.”jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Data setiap transaksi tapping kartu akan tersimpan di database absensi siswa. Data
kehadiran akan terus otomatis terupdate secara realtime apabila terjadi transaksi. Data laporan yang bisa absensi berupa nama siswa, kelas, jurusan, jam kehadiran dan jam
kepulangan. Begitu penjelasan Renan Nazar selaku Prorgrammer sistem absensi ini.

“Dengan menggunakan sistem ini diharapakan nantinya akan ada pengembangan sistem
lainnya berbasis RFID sehingga membuat pengelolaan dan pelayanan sekolah menjadi
lebih baik. Saat ini SMKN 3 adalah salah satu sekolah kejuruan Kerjasama dengan UBL dan ITB untuk pengembangan teknologi LOT seperti salah satunya layanan hosting yang gratis untuk menyimpan aplikasi pengembangan kelanjutanya.”harapnya.(del).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *