418 views

Polsek Way Jepara Menerima Penyerahan Pelaku Pemalakan, Mapolsek Way Jepara Pastikan Jalur lintas Timur Desa Way Jepara Bebas/Kosong “ZERO” Dari Pemalakan Dan Kejahatan Jalanan

 

Way Jepara, ( MA) —Polsek Way Jepara Lampung Timur, menerima penyerahan seorang tersangka SD (30) warga Desa Jepara diantar Warga didampingi oleh POKDAR KAMTIBMAS desa Way Jepara, Lampung Timur. Selasa, Pukul 10.30 Wib (18/02/20).

SD diketahui merupakan tersangka yang selama ini kabur dari kejaran petugas yang mana pada bulan September 2019 silam bersama sama dengan rekannya HP dan RB yang telah dulu di tangkap Petugas Tekab 308 Way jepara di kediamannya, telah melakukan tindak pidana Pemerasan di Jl. Lintas timur Ds. Way jepara.

Untuk para pelaku memang komplotan yang biasa beroperasi dengan mengendarai Sepeda motor di Jalan raya dengan Modus Operandi memberhentikan pengguna jalan khususnya sopir truck yang sedang melintas, kemudian secara paksa memeras dan meminta sejumlah uang dimana para pelaku juga tak segan melukai korban bila niatnya tersebut tidak dipenuhi.

Pengemudi truck berinisial ND yang naas, pada saat itu bertemu dengan komplotan ini, menjadi sasaran saat melintas di Jl. Raya lintas timur Way jepara, korban di paksa balik arah dan di giring menuju ke salah satu Rumah makan di Jalur lintas tersebut.

Merasa menjadi korban dan di rugikan atas peristiwa itu, ND yang ditemani rekannya AM dan SP melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Way jepara, sesaat setelah kejadian.

Kapolres Lampung timur, AKBP Wawan Setiawan, SIK melalui Kapolsek Way jepara AKP Rizal Efendi, SH, membenarkan tentang perihal tersebut, “Dua Komplotan pelaku telah berhasil kami bekuk, 1 diantaranya menyerahkan diri di dampingi keluarga dan Pokdar Kamtibmas Ds.Way jepara, 2 lainnya telah ditetapkan menjadi Buron dan Target DPO”ujar Kapolsek.

“kami memastikan Jalur lintas timur desa Way Jepara “ZERO” dari pemalakan dan kejahatan jalanan”,

AKP.Rizal Efendi sangat berharap dan menghimbau untuk program Pokdar Kamtibmas di tingkatkan lagi, sehingga kesadaran masyarakat yang masih salah jalan segera sadar dan beralih profesi yang di benarkan oleh Undang Undang selain itu dia juga mengajak kepada Toga, Tomas, dan Stack Holder lain melalui Pokdar Kamtibmas untuk menghilangkan Stigma Negative nama Way jepara yang di takuti oleh para Pengemudi lintas karena aksi Premanisme dan Pemalakan serta aksi Lempar kaca.

Sehingga di harapkan kedepannya Investor serta Pengusaha mau berusaha di Way jepara yang letaknya sangat Strategis dan mempunyai nilai ekonomi karena merasa aman dan nyaman”. Jelasnya.

(BN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *