99 views

Anggota Kodim 0820/Probolinggo Membantu Desa Terdampak Banjir

Probolinggo, MA – Lantaran hujan yang deras Selasa sore kemarin menyebabkan meluapnya air sungai Kedung Dalem yang mengakibatkan pemukiman milik warga di Desa Dringu , Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo terendam banjir setinggi 10-30 cm atau setinggi kaki orang dewasa. Banjir menerjang pemukiman warga selama kurang lebih 3 jam menyebabkan ratusan rumah warga di 4 Dusun di Desa tersebut terendam air. Adapun 4 dusun didesa Dringu yang terdampak banjir tersebut antara lain Dusun. Gandean RT. 01 dan RT. 02 RW. 01 . Dusun Ngemplak RT. 09, 10, 11 dan 12 RW. 04 Dusun Krajan RT. 03, RT. 04 dan 05 RW. 02 . Dusun Bandaran RT. 06, RT. 07 dan RT. 08 RW. 03.

Kondisi ini menggugah perhatian TNI Angkatan Darat (AD) dalam hal ini Kodim 0820/Probolinggo dikarenakan lokasi terdampak banjir tersebut merupakan wilayah tanggung jawab teritorialnya. Respon cepat Letkol Inf Imam Wibowo Selaku Dandim 0820/Probolinggo langsung turun tangan memerintahkan anggota Kodim 0820/Probolinggo terjun langsung kelokasi terdampak Banjir untuk menggelar Karya Bhakti membersihkan ratusan rumah warga dan jalan yang masih dipenuhi lumpur, sampah dan kayu yang berserakan di permukiman warga.
Rabu (19/02/20).

Nampak aparat TNI dari Kodim 0820/Probolinggo bersama Polsek Dringu, Pemerintah Desa,Tagana, BPBD dan warga terjun langsung ke lokasi terdampak banjir bergotong royong melakukan Pembersihan pasca banjir. Kedatangan TNI yang membantu warga terdampak banjir tersebut disambut antusias warga dan langsung memotivasi warga untuk semangat membersihkan kembali sisa-sisa lumpur yang masih berada dijalan dan dirumah- rumah warga terdampak banjir. Adanya bantuan dari TNI cukup membantu meringankan beban mereka yang terdampak banjir tersebut.

“Anggota Kodim 0820/Probolinggo tadi bersama pemerintah Desa,Tagana, BPBD dan warga membersihkan rumah-rumah yang masih terendam lumpur,” kata Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo kepada awak media, Rabu (19/02/20).

Letkol Inf Imam Wibowo menjelaskan, selain membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak banjir, aparat bersama warga juga memperbaiki tanggul sungai yang jebol saat banjir selasa malam kemarin.

“Termasuk tanggul sungai yang jebol saat banjir juga diperbaiki secara gotong-royong oleh aparat bersama warga,” katanya.

Selain itu Alumni Akmil 2001 ini juga mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu tugas TNI selain perang, kami sudah sepakat untuk selalu berada ditengah-tengah masyarakat dalam situasi apapun terlebih saat masyarakat mengalami musibah, saat ini yang harus kita pikirkan bagaimana untuk membersihkan dan mengembalikan situasi lingkungan agar kembali bersih paska banjir ini
Sesuai rencana hari ini hingga selesai nanti kita akan bersinergi dengan seluruh komponen yang ada untuk melaksanakan pembersihan, tegasnya.

Sementara itu Kepala Desa Dringu, Bpk Buchori mewakili warga desa setempat mengucapkan terima kasih atas kedatangan aparat TNI yang sudah ikut membantu membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak banjir.

“Salah satu warga mewakili berterima kasih atas bantuan bapak-bapak TNI dari Kodim 0820/Probolinggo yang datang membantu mereka yang terkena musibah banjir, ungkapnya.

Sebelumnya, pada Selasa malam kemarin, banjir setinggi 10-30cm menerjang pemukiman warga selama kurang lebih 3 jam menyebabkan ratusan rumah warga di 4 dusun di desa itu terendam. Banjir diprediksi terjadi karena bersamaan dengan air laut Pasang/Rob dan lokasi dusun yang terdampak berada di dataran rendah yang mendapat kiriman air dari wilayah di atasnya sehingga sungai tidak dapat menampung debit air dan meluap ke Pemukiman warga. Hingga saat ini tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut dan kondisi lokasi terdampak banjir sudah berangsur normal kembali.
(Naldi Lero).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *