3.783 views

KABAR LAMTIM – Bocah Penderita Diabetes Di Lampung Timur Butuh Bantuan, Agar Bisa Berobat Di Jakarta

LAMPUNG TIMUR (MA) – Yayasan Advokasi Kelompok Rentan Anak dan Perempuan (AKRAP) Lampung Timur mengunjungi bocah terkena penyakit Diabetes yang bernama Oktaria (11) Desa Sumur Bandung, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur. Rabu (19/02/20).

Bocah perempuan berusia 11 tahun, terbaring tidak berdaya, dengan kondisi tubuh yang kurus,bocah perempuan tersebut mengalami penyakit Diabetes, dengan kondisi ekonomi yang memprihatinkan, warga Desa Sumur Bandung, Kecamatan Way Jepara, membutuhkan uluran tangan dari para dermawan.

Oktaria kesehariannya hanya berbaring diruangan keluarga dengan alas kasur lantai, pandangan matanya sesekali menatap wajah tamu yang ada, dan sesekali merengek sakit, selain kondisi tubuhnya kurus, ujung kaki perempuan belia sudah sedikit membusuk,”sudah empat bulan cucu saya sakit, dan sudah kami upayakan terus berobat”Kata Parni.

Parni mengaku cucunya dari kecil ikut dengannya setelah ayah dan ibu nya berpisah (cerai). Dengan pekerjaan sebagai buruh serabutan Parni terpaksa mengentikan proses pengobatan cucunya,”sebenarnya punya KIS kartu yang bisa untuk berobat gratis, namun biaya makan, transportasi, dan keperluan yang mendadak saat di Rumah Sakit”.Ujar Parni.

Ironisnya kedua kaki Okta Ria sudah tidak bisa digerakkan. Sehingga dengan kondisi semiris itu, Okta terpaksa berhenti dari sekolahnya, namun harapan untuk belajar masih tertanam pada dirinya,”ya kalau bisa sembuh, pengen sekolah di Pondok Pesantren”.Ucap gadis belia dengan nada lirih.

Sementara itu, Yayasan Advokasi Kelompok Rentan Anak dan Perempuan (AKRAP) Lampung Timur memberikan bantuan uang guna membantu meringankan beban hidup keluarga bocah tersebut.

“Prihatin sekali melihat keadaan Oktaria saat ini, dia masih belia yang masih berkinginan kuat untuk melanjutkan sekolahnya,” kata Edi Arsadad, perwakilan dari AKRAP.

Selain memberikan bantuan uang tunai, ARKRAP juga akan berkordinasi dan kerjasama dengan kelompok komunitas sosial lainnya untuk membantu pengobatan Oktaria agar bisa di rujuk ke rumah sakit yang memadai.

“Kami akan komunikasikan dengan para Komunitas agar bisa membawa Okta ke rumah sakit di jakarta agar lebih lengkap untuk merawat dan mengobati sakitnya. Termasuk, penggalangan dana untuk membantu biaya keluarga nantinya jika di rujuk ke Jakarta,” jelas Edi.

(BN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *