870 views

Warga Desa Kedungrejo /kedungringin Gotong Royong Bersihkan Bambu Di Jembatan

Banyuwangi (MA)- Segenap perangkat desa Kedungrejo/kedungringin dan BPBD  bersama warga gotong royong guna membersih bambu yang dibawa aliran sungai stail yang cukup deras,  hal disebabkan curah hujan sangat lebat seharian hingga menjelang pertengahan malam pada 23:32 pada jum’t (21/2/2020).
Cuaca yang masih ekstrem ini pada Bulan februari patut dijadikan kewaspadaan bagi masyarakat bertempat tinggal dibantaran sungai,  termasuk juga pengguna jalan raya perlunya berhati hati,  selain hujan deras angin kencang terkadang sesekali datang tak diundang.
Respon Dua kepala Desa yang bertetangga sudah dari kemarin sore,  melihat cuaca hujan terus memantau situasi dan kondisi hingga menunggui jembatan penghubung dua desa tersebut,  karena wilayah dusun kedungringin desa kedungringin rawan akan banjir,  karna aliran sungai menikung bila hujan lebat diwilayah kacamata Genteng, imbas debit air akan meningkat, jika tak sanggup menampung aliran air maka meluber kerumah rumah warga yang berdekatan bantaran sungai.
Menurut kades kedungrejo A. Zaiho ini memang perlu penanganan cepat,  karna bambu yang nyangkut dipenyangga pondasi jembatan penghubung dua desa,  perlu kegotong royongan bersama karna bila tidak segera ditangani maka akan berakibat air meluap keluar jalan raya, mungkin faktor arus sungai yang cukup lebat dari hujan kemarin,  Alhamdulillah kita bersama BPBD banyuwangi saling bahu membahu kerja, menggunakan alat sekedarnya serta dibantu gergaji mesin yang dapat memberikan solusi
Bambu yang tumbang ntah berasal dari mana hanyut terbawa arus sungai hingga menutupi aliran sungai,  saking terlalu banyak hingga dapat menyumbat deras air sungai tersebut ,
Nampak turut mengikuti Anggota Dewan perwakilan rakyat ll banyuwangi Ali Mustofa  turut membantu dan ikut menyemangati para relawan yang bersibaku menarik bambu dengan tambang keatas jembatan hingga memacetkan arus lalu lintas pengguna jalan
Disaat yang tepat ada pelatihan BPBD banyuwangi yang diikuti oleh warga dua desa , dalam pelatihan tersebut memang dibutuhkan orang orang yang memiliki kepedulian pada lingkungan sehingga ketika terjadi hal hal tersebut bisa segara ditangani sambil menunggu bantuan datang ungkap Awan stiawan pelatih dari BPBD banyuwangi
Dari pagi hingga sore hari masih bisa diangkat sebagian, alat berat sangat dibutuhkan agar bisa mengurai rumbun akar bambu yg menyangkut di tugu penyangga jembatan, karna  bila dikerjakan dengan manual atau tenaga manusia,  bahayanya dikhawatirkan terseret arus sungai yg begitu deras dan dikawatirkan ada aliran air hujan susulan dari hulu yg  bisa membahayakan para relawan,  Ali Musthofa langsung menghubungi pihak terkait dengan mengirim foto kejadian tersebut agar penanggulangan limbah bambu segara teratasi.(saiful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *