81 views

PAC Abpednas Adakan Rakor Dalam Rangka Peningkatan SDM Anggota BPD

Musi Rawas (MA) — terkait pentingnya peran anggota BPD di dalan sosial control dan kemajuan desa pihak PAC ABPEDNAS kecamatan tiang pumpung kepungut TPK kabupaten Musi Rawas Sumsel mengadakan rapat kordinasi dalam rangka meningkatkan SDM Anggota BPD ( Rabu 20/01/2021).

Rapat kordinasi tersebut di selenggarakan di balai desa Muara kati baru 1 dan di hadiri oleh masing-masing perwakilan anggota BPD se-kecamatan TPK dan berlangsung dengan tertib dan baik sesuai himbauan pemerintah yakni mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak, mencuci tangan, dan tetap memakai masker, dan di akhiri dengan foto bersama.

Ketua PAC ABPEDNAS yakni saudara Antri lapasa sekaligus ketua BPD desa Muara kati baru1 menjelaskan,” terkait rapat kordinasi yang kami lakukan hari ini tak lain membahas bagaimana cara untuk meningkatkan SDM bagi anggota anggota BPD khususnya yang ada di kecamatan tiang pumpung kepungut (TPK) ini, dan berdasarkan hasil rapat kami tadi siang yang di sepakati oleh masing-masing BPD yang ada di kecamatan TPK yakni tujuh orang perwakilan dari masing masing desa yang hadir pada rapat hari ini.

” mengenai ada sebagaian dari anggota BPD yang tidak hadir karena berhalangan pihak kami akan segera memberi tahukan hasil rapat pada sore ini, agar bisa di bahas di tingkat desa masing-masing supaya bisa di bahas di masing masing desa kedepannya nanti.

Lanjutnya,” adapun harapan kedepannya nanti agar hasil rapat kordinasi hari ini dapat di realisasikan yaitu bagaimana kedepannya nanti supaya anggota BPD di tingkat desa bisa mengikuti acara bimbingan teknis ( BIMTEK) agar dapat menambah wawasan dan pengetahuan seluruh anggota BPD didalam sosial control dan kemajuan desa masing masing, kalau kita ingin memajukan secara sendiri mungkin agak sulit tapi jika bersama dan saling berbagi pengalaman pengetahuan insakallah kedepannya akan lebih mudah akan tetapi harus juga di dukung oleh pihak desa dan terutama pihak BPMD sebagai instansi pemerintahan yang membidangi desa. Ujar kepada media.( M Rifa’i )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *