191 views

Festival Begawi Adat Lampung “Lampung Timur Mewarie Tahun 2017”

SUKADANA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lapung Timur (Lamtim) menggelar Festival Begawi Adat Lampung “Lampung Timur Mewarie Tahun 2017, di Lapangan Pemkab Lamtim, Minggu (14/5).
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Lamtim Chusnunia, Wakil Bupati Lamtim Zaiful Bokhari, Kadiv Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih, Kapolres Lamtim AKBP Harseno, Dandim 0411 Lamteng Letkol Jajang Kurniawan, Kajari Sukadana Hartawi, Kepala Pengadilan Negeri Sukadana Achmad Syarifudin, S.H, Wakil Ketua DPRD Lamtim Nawawi Iskandar, Sekdakab Lamtim Syahrudin Putera.
Acara Festival Begawi Adat Lampung diwali dengan ngarak adat dimana Bupati Lamtim Chusnunia didampingi Putri Ernawati Zaeful Bokhari menggunakan kereta didamping Wakil Bupati, Kapolres Lamtim, Dandim 0411 Lamteng, Kajari Sukadana, ketua PN Sukadana dan Sekdakab Lamtim dari Gues House menuju ke lapangan pemkab Lamtim. Selama ngarak juga ditampilkan tari pedang sebagai pengiring.
Kegiatan dilanjutkan di Lapangan Pemkab Lamtim, Tari Singeh Pengunten, Sirih Pinang oleh Pengiran Kepalo Margo Rajabasa Batanghari dan Pengiran Munih Bumijawa. Dilanjutkan dengan tari Penglaku Mudo, tari Penglaku Menghanai. Tarie Abung Siwo Migo (9 Kebuayan), Tari penghormatan kepada Wakil Bupati Lamtim dan Forkompinda, Tarei Anak ratu di Puccak, Tarie Mulei Menghanai, Tarie Turun Mandei, Tarei Tuho/Tarei Mepadun, dan Tarei Penerapan Adek.
Pada acara Festival Begawi Adat Lampung, Panitia Gawei Adat menyematkan gelar adat kepada Bupati Lampung Timur Chusnunia sebagai Ratu Pemangku Bumi Tuah Bepadan, Wakil Bupati Lamtim Zaiful Bokhari sebagai Rajo Penata Bumi Tuah Bepadan, Kapolres Lamtim AKBP Harseno sebagai Raden Kesatuan Bangsa, Dandim 0411 Lamteng Letkol Jajang Kurniawan sebagai Raden Pagar Alam, Kajari Sukadana Hartawi sebagai Raden Bijaksana, Kepala Pengadilan Negeri Sukadana Achmad Syarifudin Raden Keadilan, S.H, Ketua DPRD Lamtim sebagai Raden Pembina Bangsa, dan Sekdakab Lamtim Syahrudin Putera sebagai Raden Pengatur Daerah.
Bupati Lamtim Chusnunia mengatakan, kegiatan festival adat budaya Lampung bertujuan untuk melestarikan adat budaya tradisi di Lamtim, kegiatan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai kegiatan wisata budaya, berbagai budaya dan kekhasan budaya yang ada di Lamtim selain untuk dijadikan kegiatan wisata juga untuk dapat diperkenalkan kepada generasi muda yang ada di Lamtim.

Ditambahkanya, mengawali dari kegiatan festival adat budaya Lampung, kedepan dalam menjalankan roda pemerintahan, Pemkab Lamtim berencana akan mewajibkan seluruh PNS menggunakan pakaian adat di hari tertentu.

Chusnunia menjelaskan masyarakat Lampung mempunyai falsafah “Sang Bumi Ruwa Jurai”, artinya sebuah rumah tangga dari dua garis keturunan, masing-masing melahirkan masyarakat beradat Pepadun dan masyarakat beradat Saibatin. Pada zaman modern sekarang, pengertian Sang Bumi Ruwa Jurai diperluas menjadi masyarakat Lampung asli (suku Lampung) dan masyarakat Lampung pendatang (suku-suku lain yang tinggal di Lampung).

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dalam sambutannya yang dibacakan Lukmansyah kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung mengatakan festival begawi adat Lampung diharapkan dapat melestarikan dan memelihara nilai-nilai luruh seni budaya tradisional. Festival begawi adat juga dapat menjadi daya tarik wisata, untuk itu pemerintah akan terus mengoptimalkan potensi wisata. “Pengembangan Destinasi wisata budaya dan event festival budaya daerah serta revitalisasi desa-desa wisata berbasis budaya akan terus dikembangkan untuk menarik wisatawan,” kata Lukmansyah.(MUCHSIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *