Nasional

KABAR SUMBA BARAT DAYA: Warga Milla Ate Minta Dinas Pu Pantau Proyek WC

Sumba Barat Daya,MA- Masyarakat Desa Milla Ate, Meminta Dinas Pekerjaan Umum.(PU) Turun Dan Pantau Pekerjaan Proyek WC 45 Unit. Yang Tidak Selesai Di Tahun 2018.
Proyek WC berkisar 45 unit yang terletak Di Desa Milla Ate. Kecamatan Wewewa Selatan. Kabupaten Sumba Barat Daya. NTT
Yang hingga saat ini tidak tuntas atau tidak selesai dari tahun 2018 sampai dengan sekarang ini, 2019.
Proyek tersebut merupakan proyek dari Dinas pekerjaan umum(PU) Kabupaten Sumba Barat Daya. NTT.
Lendi Linda salah satu yang menerima satu unit WC mengatakan, bawah bahan WC tersebut tidak lengkap di kasih kepada saya dan sudah lama saya sebagai masyarakat menunggu bahan untuk di lengkapi, tapi namun sudah tahun 2019 sekarang ini.
” kami tidak melihat bahan di turunkan atau di lengkapi.” keluhnya.
Lendi linda juga mengatakan bawah atas Nama Marten Pando Dadi. Tetangga rumahNya yang juga bahanNya tidak Dilengkapi dan Atas Nama  Yohanis dappa sudda. Yang tidak kerja sama sekali WCnya, karena Semen tidak ada sama sekali yang di kasih. Bahan tidak lengkap Ujar Lendi Linda.Senin ( 18-02-2019) Kepada awak media.
Dan beberapa Masyarakat juga mengatakan, bawah petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) SBD. Atas Nama pak Joni Mengatakan kepada kami masyarakat bawah proyek WC tersebut adalah bantuan dari dinas pekerjaan Umum provinsi NTT.
Sedangkan penanggung jawab atau tempat semua bahan WC di turunkan dan yang menyalurkan di setiap penerima WC atas nama Yosua sebagai kaur bendahara di desa tersebut juga sebagai bendahara proyek WC tersebut dan Yonatan sebagai kaur pemerintah sekaligus ketua pengelola proyek WC tersebut. juga mengatan hal yang sama bawah proyek WC tersebut adalah Proyek PU Provinsi.
Karena lamaNya bahan tidak di adakan masyarakat pergi dan bertanya kepada kontraktor /Suplayer di bulan November  2018. Atas Nama yulius (Walu Watu).
Yulius mengatakan kepada masyarakat yang temui dia bawah. Proyek WC tersebut sudah aku kasih semua bahanNya Lengkap kepada penyalur di desa tersebut Milla Ate.
Adapun semua kwitansi lengkap, kata yulius kepada masyarakat yang datang bertanya.
Dan yulius juga masih sempat bilang kepada masyarat bawah “saya siap jadi orang pertama  Saksi. Kalu proyek tersebut di proses secara Hukum yang Jujur dan adil.” tegasnya.
Terpusah kepala Dinas Pekerjaan Umum SBD kepada Masyarakat mengatakan Bawah. Proyek tersebut adalah dari Kami Kabupaten Bukan Bantuan dari Provinsi.
Dan kepalah Dinas juga mengatakan bawah WC tersebut ada 45 Unit dan satu Unit WC DanaNya Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah, sambil menunjukan Raps proyek WC kepada Masyarakat.
” saya akan printakan pegawai saya untuk segera turun memeriksa proyek WC tersebut,  Mohan Untuk Bersabar Dalam Satu Minggu Ini kata kepala Dinas kepada masyarakat yang menemuiNya.” ucapnya saat ditemui warga.
Kepala Dinas juga mengatakan Bawah karena laporan petugas lapangan pak joni di kantor bawah semua WC yang 45 Unit Sudah Selesai. Makanya kami di kontor percaya saja laporan tersebut.
Masyarakat langsung Bertrima kasih Dan bajabat tangan dengan kepala Dinas. Dan langsung balik karena kepala Dinas PU SBD. Akan segera printakan pegawaiNya untuk lihat dan pantau proyek WC tersebut dalam waktu satu Minggu mendatang di Bulan November 2018.
Tapi Namun sampai dengan sekarang 2019 pegawai PU SBD atau Dinas pekerjaan Umum SBD tidak muncul-muncul atau turun pantau pekerjaan tersebut.
” Jadi keinginan kami masyarakat Yang menerima bantuan proyek WC. Kami minta untuk Semua Bahan Harus di lengkapi karena itu hak kami sebagai masyarakat dan sebagai penerima WC tersebut.”ucap salah satu masyarakat.
“Kalau memang sudah menyalai aturan atau menyalagunakan Anggaran tersebut kami minta sebagai masyarakat untuk di proses secara hukum kepada siapa yang telah melakukan penyelewengan atau tidak lengkapNya bahan proyek WC  yang berlaku di NKRI.” harap masyarakat.
(Herman. Yohanid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *