136 views

KABAR PROBOLINGGO : Sebanyak 300 Anak Khitanan Masal Gratis Di PP SAQA Rangkang, Kraksaan

Probolinggo, MA – Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Al-Jailani (SAQA) Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan, Sabtu (20/4/2019) menggelar khitanan masal gratis. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini diikuti sekitar 300 anak usia mulai 5 tahun dari kalangan keluarga tidak mampu se-Kabupaten Probolinggo. Bahkan mu’allaf juga bisa turut serta menjadi peserta khitan.

Dalam khitanan masal ini, panitia dari PP SAQA melibatkan sedikitnya 50 orang tenaga dokter dan tenaga medis yang berasal dari seluruh instansi kesehatan yang ada di Kabupaten Probolinggo.

Demi menghibur anak-anak yang sedang antre untuk dikhitan, panitia menghadirkan penampilan drumb band yang melakukan atraksi di area pelaksanaan khitanan masal gratis. Serta penampilan badut yang mengajak para anak-anak peserta khitanan masal untuk bersenang-senang agar tidak merasa takut sambil menunggu namanya dipanggil untuk dikhitan.

Begitu memasuki ruang pelaksanaan khitanan masal, tangisan peserta khitan terdengar silih berganti dari 20 meja yang sudah disiapkan oleh panitia. Sehingga orang tuanya dibantu oleh tenaga medis harus bekerja ekstra keras merayu dan memegangi anaknya yang mau dikhitan. Bahkan ada beberapa anak yang lari ketika akan dikhitan sehingga orang tuanyapun harus mengejarnya.

Tetapi bagi anak yang tidak takut, orang tuanya hanya cukup mendekapnya saja ketika anaknya sudah dikhitan. Para orang tua terlihat komat kamit membaca doa demi kelancaran khitan anaknya. Usai dikhitan, seluruh anak mendapatkan bingkisan berupa sarung, baju, obat-obatan serta surat untuk kontrol ke puskesmas terdekat.

Ketua Yayasan dan Biro Pendidikan PP SAQA Rangkang KH Ahmad Abdul Qodir Hafidz mengungkapkan kegiatan khitanan masal gratis ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh PP SAQA sejak 21 tahun lalu atau tepatnya pada tahun 1998. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk membantu masyarakat kurang mampu yang ada di Kabupaten Probolinggo.

“Khitan dalam satu sisi dilakukan agar bisa lebih sehat. Karena dalam khitan tersebut sendiri, kalau tidak dikhitan banyak penyakitnya. Selain itu juga mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Sebab Rasulullah SAW mengajarkan sejak zaman dahulu agar berkhitan. Bahkan sejak sebelum Nabi Muhammad SAW memang sudah dianjurkan untuk khitan, baik dari segi agama maupun kesehatan,” katanya.

Menurut Gus Qodir, dari tahun ke tahun peserta khitan ini pasang surut. Bahkan pernah menembus hingga 2.000 anak. Namun trend menurunnya peserta ini bukan karena tidak ada yang mau dikhitan, tetapi sudah banyak kalangan pesantren maupun lembaga yang lain yang juga mengadakan khitanan masal.

“Kegiatan khitanan masal gratis ini bertujuan untuk membantu orang tua masyarakat kurang mampu supaya mengkhitankan anak-anaknya. Harapan ke depan dengan khitan ini selain untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW yang sudah menjadi anjuran di agama juga agar kita bisa hidup sehat,” harapnya.

Gus Qodir menghimbau kepada masyarakat dari kalangan kurang mampu di Kabupaten Probolinggo yang belum dikhitan silahkan bisa datang ke PP SAQA Rangkang. Nantinya akan diikutkan program khitanan masal secara gratis dan tidak dipungut biaya.

“Mudah-mudahan kegiatan khitanan masal gratis ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu para orang tua dalam rangka melaksanakan salah satu kewajibannya dalam mengkhitankan anaknya,” pungkasnya. (Senopati)

Sumber : probolinggokab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *