162 views

KABAR PROBOLINGGO : Kegiatan Tidak Lazim di Koramil 0820 – 12/Kraksaan

Probolinggo, MA – Ada sesuatu yang berbeda dan terjadi di Koramil 0820-12/Kraksaan. Kegiatan yang selama ini belum pernah terjadi di jajaran koramil manapun lingkup Kodim 0820/Probilinggo. Bila kegiatan itu direncanakan maka adalah hal yang biasa dan termasuk macam kegiatanpun juga adalah yang umum dilakukan oleh banyak orang.
Selasa 28-5-2019

Keunikan itu muncul karena tidak ada rencana dan tidak dikenalnya kelompok tersebut. Adalah Club HCOK (Honda Civic On the Kraksaan) disaat berputar berkeliling mencari tempat untuk acara berbuka puasa bagi club motornya. Ferry Rudianto sebagai pimpinannya langsung mendatangi Koramil dan bisa dipertemukan dengan Danramil, Kapten Czi Prayitno. Ternyata kedatangan bertamunya adalah meminta ijin untuk diperkenankan berbuka puasa di halaman Koramil 0820-12/Kraksaan.

Kenapa tidak ? Itulah yang mendasari Kapten Czi Prayitno untuk memberikan restu. Bersegeralah seluruh anggotanya memasuki halaman dsn menggelar tikar sekedar alas. Tidak ada ceremoni tidak ada susunan acara. Memang hanya hiburan semata dan utamanya berbuka puasa diantara anggota kelompok motor ini. Disinggungkan kepada Ferry, menurut pengakuannya kepada Kapten Czi Prayitno adalah karena halaman koramilnya indah dengan taman dan tanaman yang menumbuhinya.

Malah, suasana yang tidak lazim ini mengajak anggota yang piket dan on call (siaga) turut berbaur dengan anggota Club HCOK. Kepuasan pula bagi mereka karena bisa menikmati indahnya taman yang asri walau tidaklah dikatakan luas tempat itu. Juga, dapatnya bagi anak-anak mereka bermain mengenal di lingkungan yang belum pernah mereka rasakan.

“Kecil namun indah dan sudah cukup senang bisa diberi ijin sama Bapak Komandan untuk melihat dan menikmati taman sambil berbuka puasa”, ucap salah satu anggota club HCOK. Mereka berjumlah 21 orang dan ketuanya beralamat di Sumber Anyar Kecamatan Paiton. Bukan tempat yang jauh namun menggelitik kita dengan kita sendiri untuk peka lebih banyak dan kadang melupakan akan pentingnya menanam dan membuatnya indah sebagai sebuah taman.

Menggagas ide Koramil 12/Kraksaan, mengetuk kita semua agar bisa membuat tempat yang indah dan alami dipenuhi tanaman. Kita sudah terbiasa dengan hiruk pikuk kendaraan dan modernisasi zaman dan kadang lupa bahwa diri secara fitrah memiliki rasa kesenangan akan estetika.

Estetika yang datang akan nilai-nilai yang alami, asri dan bersih. Sehingga berlombalah bagi kita semua untuk bisa membuat lingkungan yang indah dan alami dihiasi tanaman sebagai penawar sifat yang universal dalam diri manusia akan estetika.(Senopati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *