219 views

Camat Muncar Jalin Kordinasi Dengan Tokoh Masyarakat

Banyuwangi (MA)-Beredarnya pemberitaan tentang ABG (anak baru gede) Muncar, yang ngeluruk ke desa Bangorejo kecamatan Srono masih bertetangga ini mendapat perhatian serius oleh pemangku jabatan kecamatan Muncar, yang semakin intensif berkunjung kebawah, dengan mendatangi rumah salah satu tokoh masyarakat Muncar H Ridiento
Camat Muncar Drs Lukman Hakim Ms.i dalam penyampaian kepada rekan media online,  Bahaya Media Sosial bila tidak disikapi dengan bijak, dan dewasa, lebih lebih bila termakan isu Hoaks atau kabar bohong yang tidak jelas sumbernya, akan merugikan banyak pihak,
Marilah kita harus bijaksana dengan menerima informasi yang ada, harus disaring dulu, juga harus difikirkan untung dan ruginya,
Rabu (26/06/2019)
Bertempat dikediaman H.Riedianto , Duaaraan Dusun Kalimati Desa Kedungreja Kecamatan Muncar,”  Kapolsek Muncar Kompol Thoha Choiri SH, didampingi Kanit Intelkam Iptu Joko, juga staf Kecamatan Muncar, akan terus memantau perkembangan atas terjadinya hal tersebut agar tidak terulang kembali,
Camat Muncar pada Selasa kemarin sempat mengumpulkan para pemuda dan tokoh masyarakat, memberikan pencerahan, juga bermusyawarah agar semua pihak turut menjaga keamanan ketertiban dan kenyamanan lingkungan masing-masing, bila ada kabar yang tidak jelas segera mematahkan dan langsung berkoordinasi dengan pihak forpimka,
Perlu kita komunikasi dan bersinergi mengantisipasi hal-hal yang kurang baik, begitu pula arus perkembangan teknologi yang semakin canggih, seperti media sosial, harus disikapi dengan arif dan bijaksana, jangan mudah percaya dengan hal apapun,”
Era Digital ini seperti ini harus digunakan hal positif, bagi para pengguna android “smartphone” oleh karena itu tetaplah kita semua menjaga kerukunan dan toleransi serta menghormati pendapat orang lain, persatuan dan kesatuan harus dinomor satukan,” sebagai wujud mencintai tanah air,” ungkap orang nomor satu di kecamatan Muncar.
H.Riedianto selaku tokoh masyarakat Muncar berpesan kepada semua termasuk para pemuda agar menahan diri dalam menyikapi informasi lewat medsos, dan bila mendengar informasi Hoaks ada wadah hukum yang harus ditempuh, jangan termakan isu isu negatif yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain,” ungkap tokoh masyarakat pesisir muncar.(saiful).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *