210 views

KABAR PROBOLINGGO : Camat Pakuniran Lantik 17 BPD di Antara 3 Desa Masa Bakti 2019 – 2025

 

Probolinggo, MA – Sebanyak 17 BPD di 3 desa kecamatan pakuniran diantaranya Desa Sumber Kembar, Kedung Sumur dan Desa Bima Kecamatan Pakuniran hari ini Resmi dilantik oleh Camat Pakuniran M.Yasin di pendopo kecamatan pakuniran, kabupaten probolinggo, Kamis (11/7/19).

Acarat pelantikan tesebut di hadiri oleh Camat Pakuniran M.Yasin SE, M,Si, Kapolsek Pakuniran Iptu Habi Sutoko, Danramil Pakuniran Kapten Inf. Asmawi dan Dari Dinas DPMD Kabupaten Probolinggo kasi Pemberdayaan masyarakat desa tertinggal, serta kades sekecamatan pakuniran dan tokoh masyarakat pakuniran.

Camat Pakuniran M. Yasin kepada media Abpedsi.com mengatakan,” Saya ucapkan selamat kepada seluruh anggota BPD terpilih yang baru saja diresmikan. Dengan resminya menjadi anggota BPD, secara otomatis menjadi awal dari pengabdian untuk 6 tahun ke depan. Utamanya dalam mengabdikan diri, mencurahkan waktu, tenaga, serta pikiran bagi kemajuan desanya,”tutur Yasin

“Saya berharap agar semua anggota BPD untuk segera menyesuaikan diri dalam bekerja. Agar paham betul dengan situasi, kondisi, potensi, problematika, serta aspirasi yang ada di masyarakat. Selalu kedepankan budaya jujur, gotong royong dan kebersamaan, serta terbuka dalam bekerja dan melayani masyarakat,” kata Yasin

Dijelaskannya, kekuatan BPD terletak pada kemampuan “check and balances”. Dalam artian, BPD memiliki hak bertanya, konfirmasi mengenai pembangunan desa, serta bisa menjadi mitra kerja bagi kepala desa dalam membangun desanya. Oleh karena itu, Irsyad meminta kepada seluruh anggota BPD terpilih agar bisa menjadi pilar utama dan jembatan koordinasi kerja pemerintah desa dan masyarakat,”pungkas Yasin

Sementara kepala Dinas DPMD melalui kasi pemberdayaan masyrakat tertinggal Sjahrul Juga Menambahkan, “Pengembangan desa memerlukan topangan kapasitas seorang anggota BPD. Maka dari itu, saya minta untuk segera melaksanakan musyawarah untuk memilih pimpinan BPD. Karena sesuai regulasi, pimpinan BPD harus dipilih paling lambat tiga hari setelah peresmian. Penting sekali agar bisa langsung melaksanakan program-programnya,” jelasnya Sjahrul.

“Anggota BPD jangan sampai kurang memahami perumusan agenda-agenda yang diharapkan secara efektif dapat menciptakan pembaruan di desa. Adanya UU Desa, pastinya desa memiliki potensi besar di dalam membuka peluang berkembangnya desa menjadi mandiri dan sejahtera. Jangan jadi pemberi stempel, tapi jadilah pemberi manfaat yang seluas-luasnya demi kemajuan desa,” pungkasnya (Senopati)

Jurnalis : Mahfudz
Editor : Senopati
Publisher : Redaksi
Copyright @ 2019 Abpedsi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *