Nasional

KABAR PROBOLINGGO : Tentang Pengakuan Cinta Yang Dusta : Catatan Viana Safara

 

Probolinggo, MA – Siapa yang sering mengatakan cinta, Siapa yang sering mengungkapkan sayang, Siapa yang sering mengumbar kata-kata rayuan namun dalam setiap tindakan dan perbuatannya tidak mencerminkan sikap cinta, Welas Asih, dan kasih sayang. maka itu hanyalah sebuah dusta yang diucapkan oleh orang-orang yang tidak mengerti apa itu arti cinta dan dan kasih sayang.

Sudah banyak orang yang tertipu dengan kalimat cinta dan kasih sayang yang diucapkan oleh orang-orang Pendusta, yang mengatasnamakan kesucian cinta. Padahal dia hanyalah menjadi budak nafsu dunia. Sudah saatnya kita hentikan semua ini. Cinta itu muncul dari hati dan Sanubari yang suci yang akan diterima oleh setiap sanubari dan hati manusia yang suci dan bersih. Mengapa kalian malu ketika bergandengan tangan jika itu memang benar berdasarkan cinta dan kasih sayang.

Saat media Abpedsi.com Berbincang-bincang dengan Artis Jawa Timur Viana mengungkapkan,” Seharusnya cinta dan kasih sayang yang diungkapkan itu membawa kebahagiaan bagi setiap orang. Tapi mengapa banyak orang yang menderita dengan cintanya. Jawabanya adalah karena itu tidak murni berasal dari jiwa dan sanubari yang suci, tidak murni dari ungkapan cinta dan kasih sayang, namun muncul dari suatu makhluk yang bernama hawa nafsu,”ungkap Viana Safara

Cinta dan kasih sayang yang murni muncul dari seorang ibu yang suci, apakah dia malu ketika menggendong anaknya, apakah dia malu ketika menggandeng anaknya, apakah dia malu untuk menyuapi anaknya, jawabannya tidak akan pernah karena cinta dan kasih sayang seorang ibu itu muncul dari Sanubari yang suci, dari kelonggaran jiwa, dari kebersihan jiwa, dari sinar-sinar cinta yang sesungguhnya,”tutur Viana Safara

Berbeda ketika seorang dua sejoli remaja yang mengungkapkan cintanya dan berjalan bersama dengan orang yang katanya dicintainya. karena ini tidaklah muncul dari kesucian dan memurnian jiwa, tapi dikendalikan oleh hewan yang bersarang di otak, hati dan dadanya yang sering kita sebut dengan hawa nafsu,”terangnya Viana Safara

Lantas bisakah seorang remaja, seorang pria dan wanita membedakan antara cinta dan hawa nafsunya. Padahal dia terletak pada tempat yang sama yaitu dada dan jiwanya. Semua akan menyatu dan saling mempengaruhi antara satu dan yang lainnya.

Sehingga semuanya seakan berubah menjadi abu-abu tidak jelas antara yang putih dan yang hitam. Itulah kenapa sungguh sangat terlarang berkumpulnya dua sejoli yang saling jatuh cinta di tempat tempat sepi, sunyi, lagi jauh dari pemukiman warga, karena hewan ini terkadang bisa mengalahkan cinta. jika hewan ini telah lepas dari kandang-kandang hati,”bebernya Viana Safara

Maka hewan ini lebih berbahaya daripada singa dan raja hutan lainnya. dalam koridor-koridor urusan dunia ini. kita harus mengikuti Tata aturan dunia. bahwa manusia diciptakan antara laki-laki dan perempuan dan mereka selalu tertarik dan terkait.

Yang lebih berbahaya manusia tidak mengetahui seberapa kuat jiwanya dalam mengendalikan hewan ini. menjadi manusia terbaik adalah orang yang mencegah daripada mengobati. Sudah saatnya kita menahan diri dari cinta-cinta palsu dan rayuan-rayuan kepalsuan,”Jelasnya Viana Safara

Sudah saatnya kita menyadari bahwa cinta sejati hanya akan kita dapatkan nanti, yaitu mereka yang mau memiliki dan menikahi diri kita ini. Jangan percaya dengan kalimat apapun, jangan percaya dengan rayuan apapun, jika kalian belum dimiliki sepenuhnya atau kehancuran yang akan menanti kita.

Apa definisi cinta menurut anda teman-teman Mari kita berdiskusi di kolom komentar, Inilah Cinta versi saya. Cinta sejati itu ini akan muncul dan menjadi sebuah kesejatian cinta ketika cinta ini direstui oleh Tuhan kita,”pungkasnya Viana Safari. (Senopati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *