727 views

Desa Kambata Tingkatkan Pembangunan Melalui DD

Sumba Timur (MA)- Program peningkatan pembangunan fisik dilaksanakan didesa kambata wundut kecemata lewa kabupaten sumba timur melalui dana desa (DD).
salah satunya dengan pembukaan jalan baru yang melintasi dua dusun diantaranya dusun manujawa dan dusun Ana Hida.
pembukaan jalan baru ini sebagai salah satu sarana pendukung untuk warga desa kambata wundut.
Panjang jalan tersebut diperkirakan sekitar 1850m2, yang kemudian menghabiskan dana sebesar 500anjuta. PT Phoenix sebagai pemenang tender ketika dikonfirmasi oleh media, Bpk Sudirman mengatakan bahwa PT Phoenix hanya menyediakan material, sedangkan yang mengerjakan adalah masyarakat setempat dan di pantau langsung oleh Aparat Desa.
pekerja jalan tersebut dibagi tiga kelompok
Dan 1 kelompok mengerjakan
-+ 616m.
Ketua kelompok dari salah satu kelompok yang mengerjakan jalan tersebut dari kelompok pairing mahamu bpk Kanguma Andunara, mengatakan bahwa ”kami
Masih belum tau berapa upah/hock per meternya”. menurut informasinya bahwa anggaran untuk pemasangan batu pinggir dan sekaligus penyebaran sertu itu Sebasar 50jt dan akan dibagi untuk tiga kelompok.
”Dalam pemasangan batu pinggir juga tidak digali karena kami tidak dibelikan alat penggali”.
Ia juga mengatakan bahwa ia merasakan sebuah keanehan dalam pekerjaan tersebut karena tidak adanya transparansi anggaran. biasanya jika ada proyek seperti ini selalu dipasang papan tender sehingga masyarakat mengetahui berapa anggaran yg akan di gunakan untuk proyek ini, dan durasi waktu kerjanya juga tidak jelas.
ketika menghubungi salah satu  kaur pemerintahan desa kambata wundut, bpk ERSON HIWAWUNU, membenarkan bahwa papan tender tidak dipasang dikarenakan lambatnya pencairan dana desa sehingga kami mengalami kewalahan soal dana bahkan hanya mencetak baliho (tender) saja kami kewalahan.
Namun  ketika kami meminta untuk melihat Rap beliau jg mengatakan bahwa berdasarkan arahan pendamping desa “Rap itu tidak boleh kelompok tau apalagi masyarakat”.
Ketika tim media ingin menemui pendamping desa kambata wundut, Umbu Anis waluwanja beliau tdk ada ditempat dan sempat menghubungi lewat Telepon maupun Whatsapp tapi tidak ada respon.(Erson)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *