216 views

Delegasi Maroko Minati dan Borong Ulos di Samosir

 

SAMOSIR (Media Abpedsi. com)

Seakan tidak ada habisnya, keseruan perjalanan rombongan Familiarization (Fam) Trip asal Maroko berlanjut di Kampung Ulos Hutaraja, Desa Lumban Suhisuhi, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sabtu (2/11). Tidak hanya sekadar melihat dan mencoba proses pembuatan ulos, mereka juga tertarik dan memborong beberapa set ulos untuk dibawa pulang ke Maroko.

Kedatangan rombongan Fam Trip disambut dengan tarian tor-tor oleh penduduk setempat sebagai ucapan selamat datang dan lambang kehormatan bagi tamu. Tertarik bergabung, rombongan asal Maroko ini pun ikut menari menirukan gerakan masyarakat di Kampung Ulos. Dilanjutkan dengan meninjau ulos-ulos yang dipajang di dinding rumah-rumah adat Batak.

Rombongan juga tertarik dan memperhatikan seorang inang (ibu) yang sedang sibuk menenun ulos. Bahkan, Fatima Zahra Imzouarh, salah satu tour operator Maroko, penasaran dan ingin mencoba proses pembuatan ulos. “Ternyata sangat rumit, saya salut dengan Ibu-Ibu di sini yang sabar menghadapi benang-benang itu dan menjadikannya sebuah kain yang cantik, itu luar biasa,” katanya, usai mencoba salah satu alat tenun.

Nisrine Znaidi, staf KBRI asli Maroko yang menyukai keindahan ulos juga langsung memborong satu set ulos dari seorang pengrajin yang sama dengan penjual ulos yang dibeli Presiden Jokowi saat berkunjung ke Kampung Ulos. “Di Maroko kita juga punya semacam perkampungan khusus seperti ini. Penduduknya adalah pengrajin. Tetapi kalau di Maroko lebih banyak keramik dan karpet,” ucapnya.

Yassine Meghraoui, seorang videografer profesional Maroko juga membeli satu set ulos. Sembari menenteng kamera, dirinya mendokumentasikan Kampung Ulos. “Ini kampung yang unik lengkap dengan rumah adatnya, saya buat video untuk dipromosikan di Maroko nanti. Masyasarakat Maroko adalah penikmat dan sangat menghargai kerajinan tangan,” tuturnya.

Puas berkeliling dan interaksi dengan penduduk setempat, rombongan Fam Trip melanjutkan perjalanan ke Kampung Huta Siallagan untuk menelusuri sejarah Batak. Turut mendampingi rombongan Fam Trip Maroko yakni Sekretaris Pertama KBRI di Rabat Hanung Nugraha, Sekretaris Ketiga KBRI di Rabat Erna Sugih Priatin, dan Staf KBRI di Rabat Nisrine Znaidi. Kemudian, mewakili Biro Otonomi Daerah dan Kerjasama Setdaprov Sumut, mewakili Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut, dan mewakili Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumut.**

1. Rombongan Fam Trip Maroko mendapat tarian selamat datang dari masyarakat Hutaraja, Samosir saat mengunjungi desa budaya ini, Sabtu (2/11).

2. Rombongan Fam Trip Maroko tertarik dengan kain tenunan hasil karya masyarakat Hutaraja, Sabtu (2/11).

3. Rombongan Fam Trip Maroko terkesan dengan cara masyarakat Hutaraja membuat ulos secara manual, Sabtu (2/11).

4. Salah satu Rombongan Fam Trip Maroko, Fatimah Zahra Imzouarh mencoba menenun ulos di Hutaraja, Kabupaten Samosir, Sabtu (2/11).

5.Nisrin Znaidi dan Meghraoui Mohamed Yassine, rombongan fam-trip asal Maroko membeli ulos buatan masyarakat Hutaraja, Samosir, Sabtu (2/11).
Jurnalis : Sahat
Sumber : Humas Pemprovsu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *