LampungMetroNasional

BPKAD Kota Metro Gelar Implementasi Non Tunai

 

Lampung (MA) – Badan Pengelolahan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Metro,Lampung mengadakan Acara pencanangan implementasi transaksi non tunai dilingkungan pemerintahan Kota Metro, acara tersebut berlangsung di halaman BPKAD Kota Metro, senin (02/03/2020).

Hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Metro, Sekda, kepala OPD, Bank Indonesia cabang lampung, OJk cabang lampung, Polres, kajari Metro, Wakil ketua DPRD Kota Metro, serta tamu undangan.

Dalam kesempatan itu Wakil Walikota juga melakukan penandatanganan komitmen bersama seluruh OPD, atas dukungan dicanangkannya implementasi transaksi non tunai di Lingkungan Pemkot setempat.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Djohan mengatakan dengan transaksi secara tunai, maka tingkat transparansi dalam pengelolahan keuangan semakin rendah, karena memberikan peluang banyak transaksi keuangan yang tidak tercatat.

“Sementara itu dengan melakukan transaksi non tunai salah satunya untuk mencegah kebocoran pendapatan daerah, dari sisi pendapatan banyak sekali manfaat dari transaksi non tunai, salah satunya untuk meningkatkan transparansi dan mencegah kebocoran.

“Untuk saat ini tidak ada lagi rupiah yang bermain, dan itu dimulai 1 Januari lalu namun belum sepenuhnya, diharapkan 2020 ini sudah sepenuhnya, Saya telah mencanangkan implementasi non tunai dari sisi belanja maupun pendapatan dengan mengunakan kartu, jadi tidak ada lagi rupiah yang bermain,”terang Djohan.

Selanjutnya Wakil Walikota juga mengharapkan dukungan dari Perwakilan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan provinsi lampung selaku regulator dan pengawas terutama dari aspek keamanan, efisiensi, perluasan akses dan perlindungan konsumen terhadap sistem pelayanan secara non tunai.

Djohan juga akan menekankan pada sektor PBB dalam transaksi non tunai. “Kedepan akan kita tekankan disektor PBB, karena disektor itu hampir menyangkut semuanya, termasud juga parkir yang semestinya sudah harus mengunakan sistem E-Parkir,”ujarnya.

Sementara Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lampung Budiharto Setyawan mengapresiasi Kota Metro yang telah mencanangkan transaksi non tunai, dimana Kota Metro yang pertama di Lampung dan jadi inspirasi kabupaten /kota lainnya dan Metro akan dijadikan pilot proyek pelayanan non tunai mengunakan alat pembayaran QR respon cepat mengunakan HP.”terangnya. (del).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *