269 views

Langkah Cepat Perwakilan Binjai Langkat PT Jasa Raharja Tangani Tragedi Laka Lantas Remaja Betor Saat Sahur

 


Langkat- (MA)
Sebuah kecelakaan tragis menimpa 10 orang remaja saat melakukan tradisi berkeliling mebangunkan warga sahur, tempat nya di Jalan Tengku Amir Hamzah Kelurahan Kwala Begumit Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. Minggu pagi (26/04/2020)

Becak motor dengan nomor polisi BK 3414 RQ yang dikendarai para remaja tersebut terlibat kecelakaan dengan mobil misterius yang hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

Akibat dari lakalantas itu, 3 orang remaja warga Desa Sambirejo Kabupaten Langkat meregang nyawa, sedangkan 7 orang lainnya mengalami luka berat hingga traumatis.

Mendengar informasi adanya lakalantas yang mengakibatkan tewasnya 3 orang remaja itu, PT. Jasa Raharja perwakilan Binjai-Langkat langsung mengirimkan stafnya untuk meninjau langsung TKP serta berkoordinasi dengan pihak satuan lalulintas (Satlantas) Polres Binjai.

Yunita mewakili jajaran PT Jasa Raharja mengucapkan belasungkawa terhadap keluarga korban yang ditinggalkan, dirinya juga mengatakan akan membantu proses administrasi hingga mendapatkan santunan dari perusahaan asuransi milik BUMN itu.

“Pada prinsipnya korban kecelakaan tersebut dijamin oleh undang-undang nomor 34 tentang sumbangan wajib dana kecelakaan lalulintas jalan dan PMK no 16 tahun 2019,” jelas Yunita dalam keterangan nya
Wanita yang menjabat sebagai Pj Samsat Stabat PT Jasa Raharja perwakilan Kabupaten Langkat itu juga mengatakan bahwa nantinya ahli waris dari korban meninggal akan menerima santunan sebesar 50 Juta Rupiah, sedangkan untuk mereka yang luka-luka akan mendapat biaya perawatan sebesar 20 juta rupiah.

“Santunan meninggal dunia sebesar 50 Juta rupiah nantinya akan kami berikan kepada orang tua korban atau ahli warisnya, sedangkan bagi korban luka-luka pihak Jasa Raharja akan menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit tempat mereka dirawat,” beber wanita berparas cantik itu.

Masih kata Yunita, “saat ini saya tengah berkoodinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Sambirejo Bripka Zulmansyah Tanjung yang tidak lain merupakan suami saya, dan juga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk mengumpulkan semua data yang diperlukan.
Sebelumnya, kesepuluh remaja korban lakalantas tersebut tengah melakukan aktivitas berkeliling membangunkan warga sahur dengan mengendarai becak bermotor (Betor), namun na’as tepat pukul 03:45 Wib mobil misterius yang belum diketahui keberadaannya menghantam bagian belakang becak yang ditumpangi para remaja hingga terseret dan terpental. (Juntak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.