Jawa TimurNasional

Suani Tak Menyangka Dirinya Akan Berbalik Menjadi Terlapor Atas Kematian Puteranya.

Lumajang, MA – Terkait kasus Perkelahian yang berujung Kematian khoirul Arifin karyawan BMT Sidogiri Cabang Candipuro kabupaten Kabupaten Lumajang Jawa Timur, yang mana Berbalik arah menjadi terlapor sejumlah Tanda tanya. Mulai bermunculan Pasalnya ia meninggal dunia setelah terjadi ‘perkelahian di ruang kerjanya yang mengakibatkan dia medapatkan perawatan di Pukesmas. hingga akhirnya menghembuskan nafas yang terakhirnya.

Suani, tak lain adalah sang Ibu dari Khoirul Arifin Terlapor di Kediamannya memapaparkan jika anaknya meninggal dengan tidak wajar. Ketika dia datang memastikan keadaan sang anak di Ruàng rawat dan menyaksikan detik-detik terakhir pada saat itu. Anaknya telah terbaring dengan kondisi Lemas tak berdaya dan mengeluarkan darah dari hidung dan di belakang bagian bawah kepalanya ada benjolan yang cukup besar. kepala depan atas juga terlihat benjolan.

Menurut keterangan Sunani,Bahwasanya kepala bagian belakang. dan hidungnya yang keluar darah,” Tuturnya Sambil terbata-bata Seraya.mengusap tetesan air matanya yang mengiringi duka luka hati yang mana meratàpi sang anak sudah tiada meninggalkan dirinya untuk selama- salamanya.

Menurut penjelasanya pada saat itu ia juga sempat Berbicara dan bertanya pada Deny Mahmud yang juga terbaring di sebelah anaknya namun Denynya diam saja. “Saya juga menanyakan sama Deny waktu itu, kan saya juga kenal dia pak, tapi Deny diam saja. Waktu saya tanyakan Ia menoleh ke anak saya dia sudah tidak ada (MD). Saya langsung memeluk dan menciuminya,”jelasnya

Hal serupa Ungakapan dari saudara kandungnya khoirul, mengungkapkan bahwa di kepalanya bagian belakang ada benjolan yang cukup besar, sedangkan kepala depan bagian atas. “Juga ada benjolan hampir sama persis yag ada di bagian belakang” jelas Saudara Perempuannya itu.

Sementara itu Mustakim yang biasa dipanggil dengan sebutan Nuri. Sahabat dekat almarhum khoirul menceritakan, saat ikut memandikan janazah waktu itu, dari mulut dan hidung masih mengeluarkan darah segar. “Waktu saya ikut memandikan mayat, dari mulut dan hidung mengeluarkan darah, ada benjolan di kepala dan memar di pundak,”Pungkasnya(Djk.P)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *