Jawa TimurNasional

Tiga Sapi Dan Empat Kambing Mati Terpanggang Di Dalam Kandangnya

Lumajang, MA – Terjadi Peristiwa yang Memilukan pasalnya, Musibah menimpa seorang warga yang Bernama Ajis (57), warga Dusun Sumberjaya Desa Tempeh Lor Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Sabtu malam (27-06 -2020).

Kandang ternak sapi dan kambing miliknya Ludes pasalnya 3 ekor sapi dan 4 ekor kambing, terpanggang api, pria paruh baya itu,Miris di dalam hatinya karena tidak dapat membawa keluar ternaknya yang terkurung ole lalapan api.

Menurut Informasi yang kami himpun dari BPBD Kabupaten Lumajang, peristiwa itu diduga disebabkan oleh percikan api akibat konsleting listrik,arus pendek sehingga merambah ke dan menyambar rerumputan yang ada di sekitar kandang tersebut lalu menjalar ke bahan kayu yang mudah terbakar, api membesar hingga melalap kandang.Ternaknya.

Pada Saat kejadian, pemilik rumah dan keluarganya sedang pergi ke Mushollah.untuk menunaikan shlat Lalu tetangganya sekitar jam 19:00 wib melihat api yang sudah membesar dan membakar kandang yang isinya sapi dan kambing. Kemudian bersama warga lain, berusaha memadamkan api dengan alat seadanya,” Menurut Hadi Siswoyo Kabid Pencegahan Kasiap siagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, meneruskan keterangan saksi.

Namun tak lama kemudian selang beberapa menit warga beramai – ramai berusaha memadamkan api, dan kejadian tersebut langsung dilaporkan ke perangkat desa setempat lalu diteruskan fihak – fihak terkait.

Api baru bisa dipadamkan sekitar jam 21:00 wib, setelah mobil damkar pemkab Lumajang melakukan penyemprotan dan pembahasan.

Akibat kejadian ini, Ajis diperkirakan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

“Saat kejadian, Ajis sempat pingsan dan tak bisa diajak bicara, kami menaksir kerugian dengan rincian kandang permanen dengan ukuran panjang 10 meter lebar 7 meter senilai Rp. 10.000.000 dan sapi limosin tiga ekor Rp.60.000.000, berikut kambing gibas empat ekor Rp 5.000.000,” tukas Wawan,”(Djk.P)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *