157 views

Lapas Kelas II Metro Akan Laksanakan Shalat Idul Adha

Lampung (MA)- Kepala Lapas kelas ll Metro Ade Kusmanto,A.MD.IP. SH.MH intruksikan tetap laksanakan sholat Idhul Adha dalam lapas.

Hal tersebut Seperti yang disampaikan melalui KaHumas Nefrizon (24/7/20) ketika dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan,bahwa pihaknya telah menyiapkan Team pengawas khusus untuk mengawasi Narapidana melaksanakan sholat Idul Adha tahun ini namun tidak semua Narapidana melaksanakanya.dikarenakan diera New Normal.ini pihak Lapas tetap akan mengedepankan peraturan protokol kesehatan ,jelasnya

Mengingat dengan jumlah penghuni diLapas Metro yang saat ini memcapai 562 orang sedangkan Masjid didalam Lapas Metgo sendiri hanya mampu menampung ±200 orang dan kemungkinan pihak Lapas akan memanggil ustadz dari luar untuk mengisi qotbah dan menjadi Imam,ujarnya

Ditambahkan juga terkait pemotongan hewan qurban Nefrizon , menjelaskan bahwa untuk pemotongan hewan qurban akan dilaksanakan H+1 atau hari Sabtu (1/8/20) ,sedangkan hewan qurban berjumlah 7 ekor ” dengan rincian 2 ekor sapi dan 5 kambing”, dan pemotongan hewan qurban ini ,menurut Nefrizon bawasanya pihaknya telah mebentuk.kelompok kerja “kita sudah membentuk kelompok, seperti kelompok pemotongan, kelompok penimbangan, dan kelompk pembungkus,serta kelompok penyalur “ujarnya.
Adapun kelompok -kelompok tersebut dibantu dengan pegawai dan narapidana yang mengerti akan hal tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Nefrizon ,untuk hewan qurban itu sendiri didapat dari Polres Metro, Kejaksaan, himpunan petugas dan dari masyarakat sekitar Lapas, dan untuk pembagianyapun akan diberikan diberikan sesuai syari’at Islam untuk petugas yang sebanyak 80 orang, pengqurban dan untuk narapidana sendiri akan di olah secara bersamaan dan dibagikan secara merata dalam bentuk Makanan dan untuk menyalurkan daging tersebut yang akan disalurkan kepada masyarakat sekitar sudah ada tim khusus.

Nefrizon sebagai Humas Lapas Metro juga menambahkan bahwa sampai saat ini belum diperbolehkan adanya kunjungan tatap muka secara langsung tetapi pihak lapas sudah menyiapkan beberapa fasilitas untuk kunjungan visual dengan sampai ±5 fasilitas yang disiapkan dan narapidana menggunakannya secara bergantian, demi bisa berkomunikasi dengan keluarnya melalui telpon dan Video call serta apabila narapidana mendapat kiriman makanan dan minjman tetap diperbolehkan dengan menitipkan diruang bezuk setelah didata sesuai peraturan maka makanan dan minuman tersebut langsung kami sampaikan kepada narapidana yang menerima,pungkasnya.(del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *