81 views

Pengda Lampung meminit problem saat Adventure

Pengda Lampung meminit problem saat Adventure

Lampung, (MA), Bandarlampung — Meminimalisir problem
Adventure, SKIn Pengda Lampung melakukan Coaching Clinic bersama om Chandra Sinungan, di Sekretariat SKIN Lampung Virgo Variasi, Bandar Lampung, Jum’at (11/6/2021).

Penggemar Jimny – Katana di indonesia begitu banyak, termasuk di Lampung, Komunitasnya pun eksis dengan beragam kegiatannya yang menarik bagi para anggota serta kerap melibatkan keluarga dalam kegiatan sosial maupun Offroad Adventure.

Usai menggelar MUSDA Ke-4 SKIn Lampung dua minggu yang lalu, di Aula BPSDM. Rangkaian Rapat Formatur guna menyusun kelengkapan struktur organisasi, juga dilangsungkan beberapa kegiatan non formal seperti latihan rutin main lumpur diseputaran wilayah provinsi lampung. Hari ini SKIn Pengda Lampung menggelar Coaching Clinic yang diikuti para anggota dan keluarga besar SKIn Lampung.

“Setiap kendaraan, diperlukan perlengkapan Winch, strap, shackle, snatch block, alat keselamatan pemadam api ringan (apar), P3K, sarung tangan, damper winch, relay cadangan, dongkrak, pengukur tekanan ban, senter, kabel-kabel, jumper, peralatan tersebut sangatlah vital dalam kegiatan adventure. Jika tidak dimiliki per orang, perlu disiasati dibagi dalam Tim ” ujar om Chandra Sinungan, saat berbagi pengalaman. Dalam adventure kita tidak tahu masalah apa yang akan kita hadapi.
maka perlu disiapkan tools standar, untuk keselamatan dan keamanan dalam perjalanan.

Tidak hanya, penyampaian teori, kali ini para peserta langsung praktek menggunakan peralatan seperti Winch, strap, shackle, snatch block, diskusi tukar informasi pengalaman kejadian dan bagaimana menangani masalah dan mecari solusi sementara dikala darurat.

Ditambahkan Om Wawan Sah, Ketua SKIn Pengda Lampung, sedang kita rencanakan kegiatan yang bersipat internal, maupun eksternal. Bagaimana meningkatkan kekompakan, memupuk suasana kekeluargaan, membangun soliditas sesama anggota SKIn, juga menjalin kerjasama dengan komunitas lainnya misal kita adakan Kopdar seluruh komunitas, Latgab (Latihan Gabungan), Kunjungan Kebeberapa Destinasi Wisata, Mencoba Beberapa Kuliner Khas Lampung, dan Kegiatan Bhakti Sosial. Kita ingin SKIn bermanfaat mempererat silaturahmi, juga ada manfaat bagi masyarakat luas nantinya, termasuk mensuport program pembangunan dalam bentuk evant-evant yang kita kolaborasikan, dengan sumber daya baik pemerintah maupun anggota SKIn itu sendiri. “Satukan Jangan Pisahkan” tutup Om Wawan Ketua SKIn Lampung. (Rls/Del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *