NasionalSumatra Utara

Polres Toba Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur.

Toba Media-Abpedsi.com

Polres Toba, melalui Tim Resmob Sat Reskrim Polres Toba, menangkap terduga pelaku pencabulan anak dibawah umur, pada hari Selasa (21/09/2021) sekitar pukul 21:00 Wib. Terduga perbuatan cabul, BN (52) terhadap gadis dibawah umur CHS (14) kini sudah ditahan di Polres Toba.

Penangkapan dilakukan setelah adanya laporan orang tua korban dengan LP / B /360 / IX / 2021 / SPKT / POLRES TOBA / POLDA SUMUT. Pelapor merupakan ibu korban M. R S yang tidak terima perlakuan BN terhadap anaknya yang masih sekolah. Menurut orang tua korban, BN sudah melakukan perilaku bejat tersebut sebanyak tiga kali.

Awalnya ibu korban mengetahui kejadian yang menimpa anaknya pada Sabtu 18 September 2021 dari saksi R.LT. Saksi mengatakan kalau CHS telah dicabuli oleh BN pada Agustus dan September 2021.

Orang tua korban langsung membawa anak gadisnya ke rumah terduga pelaku yang merupakan tetangganya. Di depan istri terduga pelaku, pelaku tidak mengakui perbuatannya dan malah mengatakan anak tersebut (si korban) membuat pernyataan palsu.

Tak terima dengan keterangan keluarga pelaku, orang tua korban bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Polres Toba dan membawa si korban serta melakukan visum.

Polres Toba sigap menanggapi aduan keluarga korban dan langsung melakukan penangkapan terhadap BN, di Desa Sinta Dame Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.

Melalui Kasubag Humas Polres Toba, Iptu. B. Samosir pada Rabu (22/09/2021) mengatakan bahwa Polres Toba juga menyita barang bukti berupa satu potong baju kaos lengan pendek warna pink, satu potong celana pendek motif kotak kotak warna putih hitam dan beberapa barang bukti lainnya.

Beberapa keterangan saksi juga sudah dimintai penyidik seperti R. LT (36), S.T (60), D. P (38) dan F. (25) yang merupakan warga desa pelaku. Sementara korban dan keluarga merupakan warga desa tetangga dan berdomisili di desa tersebut.

Sesuai keterangan yang diberikan oleh Kasubbag Humas Polres Toba, nantinya pelaku akan dikenakan pasal 81 ayat 1 dan 2 jo pasal 76d subs pasal 82 ayat 1 jo pasal 76e UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun paling lama 15 tahun.

(Raju)
(Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *