LampungLampung TimurNasional

Aksi Masa Menewaskan Seorang Pelajar, Menurut Kadus Sindangsari : Seperti mau Benarkan Orang Lamtim Saja

LAMPUNG SELATAN, (MA)–Suasana di Desa Sindangsari Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan terlihat seperti desa tak berpenghuni, setelah pasca tewasnya satu pelajar warga Desa Gunung Sugih Besar Kabupaten Lampung Timur yang diduga akan Melakukan pencurian di salah satu rumah milik warga Sindangsari. (29/11/21).

Saat wartawan media-abpedsi turun kelokasi desa tersebut tepatnya di dusun 1B Sindangsari memang terlihat suasana seperti desa tak berpenghuni karena tak ada satu orangpun yang berada di rumah,

Keterangan dari lokasi, seorang warga mengatakan bahwa kondisi desa Sindangsari usai mendapatkan informasi akan adanya penyerangan dari Lampung Timur langsung memberikan intruksi untuk memadamkan semua lampu.

“Alhamdulillah setelah dapat info adanya massa yang akan datang ke desa kami, warga diminta siaga dan memadamkan lampu” ujar warga yang enggan di sebut namanya.

Jumiran Kepala Dusun 1, Desa Sindangasri Kecamatan Tanjung Bintang. saat di konfirmasi via telfon mengatakan kronologisnya yang sebenarnya pada sabtu (27/11/21), 22.30 wib ada tiga orang memakai cadar, dua orang di depan rumah sambil mengintai kondisi, satu lagi berusaha mencongkel rumah dan satu lagi melihat kondisi pemilik rumah sudah tidur apa belum.

Memang pada malam itu kondisi Gerimis, Setalah itu Ada orang ronda yang mengambil jimpitan, melihat tiga orang mencurigakan lalu di tegur, “siapa” Lalu mereka bertiga lari, dan di teriaki maling-maling.

Setelah mereka lari, Ada satu pelaku terjebak di pager tembok dan yang dua melarikan diri lewat pagar bambu, pada saat itu lah satu pelaku tertangkap oleh masa.

Kepala Dusun menambahkan kita pihak desa tidak mengetahui apakah anak itu masih pelajar atau bukan apalagi bahwa anak-anak tersebut sedang melakukan PKL, kalau memang PKL pihak desa pasti menerima surat ijin terkait PKL, tetapi kalau memang pkl kenapa pakai cadar.

Pihak kepolisian juga sudah mengamankan barang bukti, dan terkait pemberitaan yang beredar itu tidak benar seperti mau membenarkan orang Lampung Timur saja, intinya itu semua sudah di urus oleh pihak kepolisian. Jadi untuk lebih jelasnya sudah di tangani oleh pihak kepolisian polsek tanjung bintang.

“berita kronologis yang sebenarnya ya seperti itu, Jadi dengan berita yang sudah beredar itu tidak benar”. Jelasnya.

(BN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *