Nasional

TPL Serahkan Bibit Pohon Lamtoro Sebanyak 500 Batang Bagi Petani Kopi Binaan

 

 

 

 

MA — Toba, Sebagai bentuk dukungan untuk perputaran roda ekonomi masyarakat, Toba Pulp Lestari (TPL) serahkan Bibit Pohon Pelindung Kopi (Lamtoro PG79) sebanyak 500 batang kepada Petani Kopi Binaan di Desa Siantar Utara dan Desa Banjar Ganjang, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba pada hari Senin (06/06/2022)

 

Community Development (CD) Officer TPL, Thasya Sirait didampingi Hema Butar-butar dan Alexander Sitorus menjelaskan kegunaan dari pohon Lamtoro ini dapat digunakan para petani sebagai pelindung tanaman kopi dari serangan hama, seperti pengerek buah, semut dan jamur.

 

“Ciri-ciri dari serangan pengerek buah yaitu salah satu biji kopi dalam buah kopi itu habis atau membusuk, Selain itu, biji yang tertinggal juga kualitasnya menurun dan otomatis dapat mempengaruhi jumlah panen secara drastis. Semoga dukungan yang diberikan oleh TPL saat ini dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat,” sebut Thasya.

 

Dalam kesempatan itu, Thasya dan tim CD yang hadir turut memberikan arahan tentang pengolahan tanaman kopi yang baik itu. Dia menambahkan bahwa, pohon Lamtoro ini juga merupakan salah satu sumber penghasil nitrogen yang dimana berguna untuk tanaman dan juga daunnya dapat dijadikan sebagai pupuk tambahan.

 

Salah satu perwakilan petani kopi binaan TPL dari Desa Siantar Utara, Marojahan Simangunsong, menyampaikan ucapan terimakasihnya atas perhatian perusahaan kepada para petani. Sebelumnya di tahun 2021 lalu, kelompok tani kami juga mengikuti pelatihan di dalam program sekolah kopi yang diadakan di kebun percontohan SSC (Starbucks Farmer Support Centre) Indonesia Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara.

 

“Pada pelatihan tahun lalu kami juga sudah diajarkan mengenai budidaya kopi, semoga dengan dukungan pohon Lamtoro yang diberikan, Lamtoro jenis PG79 dapat meningkatkan hasil panen kopi. Kami berterimakasih kepada TPL atas arahan dan bimbingan serta dukungan yang diberikan kepada kelompok tani, saya juga bersedia berbagi ilmu dengan masyarakat demi peningkatan ekonomi bersama,” ujar Marojahan.

 

Dani Manurung, Perangkat Desa Banjar Ganjang, berharap agar masyarakat bisa memanfaatkan dengan maksimal setiap dukungan yang diberikan oleh perusahaan, untuk peningkatan pendapatan masyarakat.

 

”Kami mewakili pemerintah Desa Banjar Ganjang, mengapresiasi semua dukungan yang diberikan kepada masyarakat. Semoga hubungan TPL dan masyarakat selalu terbina dengan baik serta dapat terus bekerja ke depan untuk kemajuan bersama,” ucapnya.

 

Perusahaan berharap untuk ke depannya, agar para petani dapat menerapkan pengetahuan yang telah di dapatkan dan memanfaatkan dukungan perusahaan untuk meningkatkan kualitas kopi yang dihasilkan sehingga dapat menjadi Local Champion serta menjadi contoh bagi petani lainnya.

 

(Raju)

(Humas TPL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *