LampungLampung TimurNasional

Kepala Desa Labuhan Ratu Dan Forum Pecinta Lingkungan Gencarkan Patroli Bersama, Guna Cegah Ilegal Fishing

LAMPUNG TIMUR, (MA)–Patroli Bersama Pencegahan Terhadap Kegiatan Meracun Ikan, Setrum Ikan, dan bom ikan di Wilayah aliran sungai Desa Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur. Sabtu (27/5/23).

Kegiatan tersebut di ikuti oleh Kepala Desa Labuhan Ratu, bekerja sama dengan Polsek Labuhan Ratu, Koramil Labuhan Ratu, dan pihak Taman Nasional Way Kambas, di bantu oleh Forum Pemuda Pecinta Lingkungan (FPPL) pemerintahan Desa Labuhan Ratu, serta para tokoh masyarakat dan tokoh adat Desa Labuhan Ratu.

Patroli kali ini di awali menyusuri di beberapa aliran sungai Way Penet dan Way Beringin, Sebagai upaya pencegahan terhadap kegiatan meracun ikan, menyetrum ikan, dan bom ikan di Wilayah aliran sungai Desa Labuhan Ratu,

“Kita akan selalu rutin bersama jajaran TNI-POLRI Kecamatan Labuhan Ratu Serta Taman Nasional Way Kambas dibantu para tokoh masyarakat dan tokoh adat melakukan patroli di aliran sungai Desa Labuhan Ratu guna memastikan tidak adanya kegiatan-kegiatan masyarakat yang dapat merusak ekosistem air dengan cara meracun, menyetrum, atau ngebom ikan”. Ujar Al Amin Kepala Desa Labuhan Ratu Kepada media-abpedsi.com

Dalam kegiatan Patroli pencegahan merusak ekosistem air, Bersama ini diprakarsai oleh Forum Pemuda Pecinta Lingkungan (FPPL) dan Pemerintahan Desa Labuhan Ratu.

Selain melaksanakan patroli, ia mengungkapkan kami juga akan rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak menangkap ikan dengan cara ilegal.

“Jangan menangkap ikan yang bertentangan dengan hukum, yaitu dengan setrum, racun bahkan menggunakan bom ikan,” tambah Al Amin.

Ia menjelaskan, menangkap ikan menggunakan racun, strum dan bom ikan dapat merusak ekosistem air dan bertentangan dengan hukum

Al Amin didampingi Nuryamin Ketua Forum Pemuda Pecinta Lingkungan (FPPL) Desa Labuhan Ratu menegaskan akan memberikan bonus uang tunai bagi siapa saja masyarakat yang dapat melaporkan atau menangkap para pelaku peracun ikan, setrum, maupun bom ikan di wilayah Desa Labuhan Ratu. Jelasnya.

(BENI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *